REUNI
"Bau-bau, Win. Bukan Timbuktu, itu kejauhan."
"Bodo amat." Aku memasang tampang jutek.
"Ish, itu mata dikondisikan. Di dalam nanti lo harus pasang tampang semanis mungkin, jangan lupa tersenyum, oke, Bebeb?"
"Iya, gue bakal senyum terus sampe gigi gue kering, puas lo?"
Giko terkekeh, dia lantas menggandeng tanganku. "Udah, ah. Kenapa kita malah diskusi, sih."
Bab Populer