Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Agnia dan Cermin Pecah

Agnia dan Cermin Pecah

Bunga mawar. Bukan mawar taman yang harum sempurna dengan kelopak merah beludru. Ini mawar liar. Batangnya berduri lebih rapat, kelopaknya lebih kecil, warnanya merah pudar kecokelatan—seperti warna darah kering. Baunya tidak semanis mawar setek dari toko bunga. Baunya... tanah. Baunya hujan. Baunya perjuangan.
786 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai menggenggam mawar berduri
Baca
+Pustaka
Istri Kedua CEO

Istri Kedua CEO

Jemari mereka pun bertaut dan saling menggenggam. Cara tiba-tiba melapas genggaman tangannya karena melihat sekumpulan bunga mawar yang sedang tumbuh bermekaran. "Aku akan merangkai bunga yang indah untukmu. Tunggu di sini, ya?Jangan pergi ke mana-mana karena aku tidak akan lama." Cara memetik satu demi satu bunga mawar merah tersebut, lalu mengumpulkannya menjadi satu dan mengikatnya menggunakan seutas pita.
9.7623.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13.1K kali sebagai menggenggam mawar berduri
Tampilkan Ulasan (118)
Baca
+Pustaka
ww afts
gatauu lagii dehhh. bagus bgt cerita ini. makasii ya author uda bikin cerita caramell dan alvaro. akutu selalu excited kalo baca cerita ini, SERU BANGET CERITANYA. ada manis dan pahitnya juga, konfliknya lumayan nggak berat y nggak ringan. pas. pokoknya happy end y kak hihi. sehat² kak, semangat......
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Kebangkitan Sang Naga Emas

Kebangkitan Sang Naga Emas

batin Rosaline. “Rosaline, kau membawa sesuatu? Aku mencium aroma mawar.” Aurum mengendus Rosaline yang membuat gadis tidak nyaman. “I … iya, aku membawa mawar,” jawab Rosaline mengeluarkan mawar berwarna merah delima yang mirip dengan iris matanya. “Mawar Pegunungan Jade,” gumam Aurum. “Benar,” jawab singkat Rosaline.
1046.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai menggenggam mawar berduri
Tampilkan Ulasan (40)
Baca
+Pustaka
Jasmine
Karya apik, nagih, bikin ga bisa berenti bacanya! (⁠✿⁠ ⁠♡⁠‿⁠♡⁠) Untuk akak othor baik hati yang sudah mengizinkan promosi, bagi pembaca yang mungkin suka cerita romance, bisa kepoin juga karya yang berjudul 'Pura-Pura Amnesia' yuk. Terima kasih (⁠。⁠♡⁠‿⁠♡⁠。⁠)
Damaya
Luar biasa, karya yang selalu ditunggu update terbarunya selama satu tahun terakhir. Sampai akhirnya and, benar-benar keren, salut sama othornya...️ Mampir juga yuk keceritaku, walaupun dengan genre yang berbeda, tapi dijamin gak kalah keren dari othor satu ini kok... SUAMI MUDA NONA KONGLOMERAT
Baca Semua Ulasan
Merebut Cinta Suami Dari Kekasihnya

Merebut Cinta Suami Dari Kekasihnya

balas Hazna, sambil meraih buket mawar yang diberikan suaminya. “kamu jangan takut terkena duri, aku sudah membuangnya duri dari tangkai mawar itu.” Hazna menghirup dalam-dalam mawar di tangannya, harum wangi semerbak tercium oleh indra penciumannya. “Duduklah Haz..” ajak Abimanyu sambil menarik sebuah kursi untuk Hazna.
5.527.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 586 kali sebagai menggenggam mawar berduri
Baca
+Pustaka
Sebelas Tangkai Mawar

Sebelas Tangkai Mawar

Bagas melepaskan ciumannya dan membersihkan bibir Rara. Rara tidak bergeming, pandangannya masih tertuju pada duda yang katanya keren itu. Kemudian dia memegang bibirnya dan mengusapnya berkali-kali. "Pak Bagas!" Kesadaran Rara sepertinya telah kembali, karena dia mulai mengamuk dan memukuli Bagas. "Pak Bagas tahu enggan, aku menyimpan ciuman ini untuk suamiku. Kenapa pak Bagas seenaknya saja mengambil paksa!"
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai menggenggam mawar berduri
Baca
+Pustaka
Mawar Layu di Musim Dingin Kedua

Mawar Layu di Musim Dingin Kedua

Di ember plastik di depan mereka berdiri beberapa tangkai bunga lili yang masih dipenuhi embun. Aku tidak terlalu mengerti bahasa daerah yang mereka gunakan. Namun irama bicara mereka yang lambat dan santai membuat hati terasa damai. Salah seorang nenek mendongak menatapku dan tersenyum tanpa memperlihatkan gigi, lalu menganggukkan kepala. Aku pun membalas anggukannya. Begitu keluar dari gang, jalan di tepi Danau Guta langsung terbentang luas di hadapanku.
20.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 433 kali sebagai menggenggam mawar berduri
Baca
+Pustaka
Menanti Musim Bunga di Bawah Gerimis Semu

Menanti Musim Bunga di Bawah Gerimis Semu

Di dalamnya penuh dengan foto keluarga mereka bertiga. Foto saat Erik menggendong Zia dengan satu tangan sementara tangan lainnya menggenggam jemari Vanya di bawah kaki Gunung Ruri. Foto saat dia dan Zia tertawa lepas saling kejar-kejaran di tepi pantai, sementara Erik memperhatikan mereka dari belakang dengan sorot mata yang penuh cinta .... Di setiap lembar foto itu, wajah mereka bertiga selalu dihiasi oleh senyuman. Kebahagiaan yang terpancar seolah meluap keluar dari lembaran kertas foto tersebut.
5.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai menggenggam mawar berduri
Baca
+Pustaka
Setelah Mahkotaku Kau Renggut Paksa

Setelah Mahkotaku Kau Renggut Paksa

Ada rasa malu yang bercampur risih, yang masih hilang timbul dalam hatinya. Janu mulai mengendurkan pelukannya. Aroma tubuh Nuraini menguar ke dalam indera penciumannya. Wangi floral yang terciun dari kulit wanita itu membuat Janu terus saja mendekap badan langsing itu. Tak lagi mengerat, tapi Janu enggan melepaskan.
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai menggenggam mawar berduri
Baca
+Pustaka
Ternyata Aku Orang Ketiga di Pernikahan Suamiku

Ternyata Aku Orang Ketiga di Pernikahan Suamiku

“Widuri ... tentang tadi malam. Aku minta maaf ... ,” tutur Mawar dengan suara lembutnya. Widuri hanya diam bergeming di depan pintu tanpa menanggapi ucapan Mawar. Melihat reaksi Widuri, Mawar langsung meraih tangan Widuri dan menggenggamnya. Namun, Widuri buru-buru menepisnya. Ia sudah kerepotan membawa kotak berisi makanan yang baru saja diberikan Mawar. Kenapa kini malah mempersulit genggamannya.
9.62.1M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43.2K kali sebagai menggenggam mawar berduri
Tampilkan Ulasan (505)
Baca
+Pustaka
Dewi Budhiawati
critanya bagus. tp kalo sy dipossi widuri sejk awal nikah stlh dicampakn. dihinakan disakiti dll sy sdh psti mengalah. kt permpuan punya harga diri. bukn krn tdk sayang orang tua. tp kita jg berhak bahagia. apalgi kemudian ada cinta lama yg msih mengharap kita. lbih aman dicintai drpd mngejar cinta
Ina Istiyanti
kebanyakan masalah apalagi selalu ada orang ke3 trus saya menyerah bacanya.. sudah saya kira selesai ceritanya ternyata baru baca 43% hadeehhh... berati ada masih banyak cerita dong.. saya nyerah deh gak sanggup bacanya mlah jadi kya film indosiar hehehe gk sanggup tambah gregetan jadinya.......‍......
Baca Semua Ulasan
Dalam Genggaman Tiran Tampan

Dalam Genggaman Tiran Tampan

tawar Belle, mencoba mengalihkan gugup. Eddie terkekeh. “Sebaiknya kau saja,” Belle sedang sibuk merangkai buket mawar putih ketika tiba-tiba jarinya tertusuk duri yang tajam. “Ah...” Dia meringis pelan, menatap setetes darah yang muncul di ujung jarinya.
109.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 310 kali sebagai menggenggam mawar berduri
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status