Pengantin Pengganti
ucapnya seperti setengah hati.
"Kalian pernah bertemu, rupanya? Kenalkan Ini menantu tante, Alia." Mama Netty mengenalkanku, dan sepertinya itu merusak mood tunangannya Fakih. Raut wajahnya menjadi datar, segera mengakhiri obrolan dan pamit pergi. Bisa jadi dirinya kurang suka denganku. Merasa tidak selevel, mungkin?
Kuingat-ingat malam itu pun rasanya kami berjarak, Merlin hanya nempel di sisi Fakih dan diriku di dekat Erland lebih sibuk memikirkan Arumi yang tak mau turun makan bersama.