Kutunggu Jandamu
Dadaku mulai terpancing rasa tidak enak, tetapi aku berusaha bersikap rileks.
"Oh. Tentu saja." Ia tersenyum. Bukan senyum bersahabat, tapi … entahlah.
"Aku dan Hasyim sudah kenal lama jauuuuuuh sebelum ia jadi dokter. Bahkan, ia selalu memintaku dalam doanya agar dipersatukan di kemudian hari. Lalu, Allah kabulkan doa itu. Jadi, kecelakaan yang menimpa suamiku dulu, itu hanyalah sebab yang menjadi jalan takdir berjodohnya kami. Tidak ada istilah, andaikan masih hidup maka kalian mungkin akan menikah. Belum tentu. Jodoh itu takdir. Seberapa pun kuatnya kita menginginkan seseorang, tapi takdir Allah tak menghendaki, ya nggak bakalan bersama."
Bab Populer