Takdir bukan Milik Kita
Situasinya terasa asing.
“Alan itu, Nduk, sudah jadi yatim piatu sejak SMP. Dia tinggal sama Bibi, selama ini dia sama sekali ndak pernah menyusahkan Bibi. Dia selalu dapat beasiswa, penurut, hidupnya luru-lurus saja, ndak pernah ada masalah. Tapi menikah itu buka sebatas dua orang yang akhirnya memutuskan untuk tinggal bersama, Nduk. Menikah berarti kita harus siap menghadapi kegilaan pasangan,” Bi Nur menatap Alsava, “waktu pacaran kita kenalnya dia baiik, perhatian, setelah menikah bisa jadi berubah, Nduk. Karena serumah, kita jadi tahu semua kejelekan pasangan, kalau ndak siap dan berkompromi, ujungnya bakal pisah. Kamu sudah siap, tho, Nduk?”
Alsava masih belum memiliki jawaban, alhasil
Hot Chapters