Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dendam yang Tak Terlupakan

Dendam yang Tak Terlupakan

Ada kotak sushi premium dengan penataan yang artistik, sup miso hangat, dan bahkan sebotol kecil sake non-alkohol. "Saya tidak minum alkohol," tolak Mela dingin. Sorot matanya Mela tetap tajam dan menusuk. Ia memang sama sekali tidak berminat menyentuh makanan ataupun minuman yang dibawa Damar. Ide berbagi hidangan dengan pria yang mungkin terlibat dalam kematian Haris terasa menjijikkan. Mela tidak bergerak dari kursinya untuk menjaga jarak fisik dan emosional dari Damar.
803 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as menjemput
Read
+Library
Mengejar Kembali Istri yang Kucampakkan

Mengejar Kembali Istri yang Kucampakkan

Bibi tersenyum kecil. “Mbak. Mau ketemu siapa?” tanya Bibi. “Jingga ada, Bibi?” “Ada, Mbak. Mari silakan masuk.” Semesta melangkah masuk dan duduk di sofa. Menunggu Bibi memanggilkan Jingga. Tak lama, suara langkah terdengar dan Jingga muncul setelah itu. Jingga tampak terkejut, tetapi dia segera melempar senyum untuk Semesta. Mereka berpelukan setelahnya, lalu Jingga duduk di samping Semesta.
1018.6K viewsOngoingAdded to Library 501 Times as menjemput
Read
+Library
Hampir Dijebak Teman

Hampir Dijebak Teman

"Kenapa anak ini lama sekali mengambil sumpit, apa nggak ketemu?" Setelah berkata demikian, dia mulai merunduk hendak melihat ke bawah meja. Dalam sekejap, Nova dengan cepat memungut sumpitnya dan kembali duduk di kursi. Aku segera menarik resleting celanaku. Sisa kehangatan dan rasa lembap itu masih tertinggal di bawah sana, terasa basah dan menggelitik. Melihat wajahku yang memerah padam karena menahan diri, Norman berkata dengan sedikit kesal, "Masakan apa yang dibuat restoran ini sampai membuat perutmu sakit begitu? Akan aku protes ke mereka!"
8.4K viewsCompletedAdded to Library 253 Times as menjemput
Read
+Library
DIKHIANATI IBU SAMBUNGKU DAN CALON SUAMIKU

DIKHIANATI IBU SAMBUNGKU DAN CALON SUAMIKU

Meletakkannya di samping piring dengan ekspresi yang sulit diartikan. "Apa, Mbok? Terkesima ya lihat saya?" "E -enggak kok, Nya." "Sudah-sudah pergi sana! Ganggu aja, orang lagi mau sarapan!" Juminten bergegas pergi mengerjakan pekerjaan lainnya. Tok … tok … tok.
1081.2K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as menjemput
Read
+Library
Wanita Yang Melamar Suamiku

Wanita Yang Melamar Suamiku

Bab 58. Cium Keningku, Ning! POV Elang “Oh, gitu, kok ribet, sih mesti dijemput segala, kan ada Go-food, Pak?” sergah Maya merasa heran. “Ini warung makan istimewa, masih baru, belum punya aplikasi seperti itu. Lagian aku niatnya begitu, ini niat orang yang mau berangkat untuk berobat, tolong jangan ditawar!”
1081.3K viewsCompletedAdded to Library 2.4K Times as menjemput
Read
+Library
Numpang Memandikan Jenazah

Numpang Memandikan Jenazah

"Maksud Bapak gimana?" "Seingatku tadi Ibu datang ke sini. Cuma pas ditanya hanya diam saja." "Masa, sih. Mungkin Bapak mimpi." Sumi menggeleng. Apa iya aku bermimpi. Sepertinya aku seratus persen sedang dalam kondisi sadar. "Sudah-sudah. Sekarang makan kue ini, ya. Habis itu minum obat." Sumi menyodorkan sebuah lemper yang sudah dibuka pembungkusnya.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as menjemput
Read
+Library
Jerat Pemikat

Jerat Pemikat

Kami berdua tersenyum. “Ustad Husninya ada, Umi?” tanyaku to the point. “Ada, tapi lagi di sawah. Bentar, Umi minta Manang panggilkan. Kalian masuk dulu, medang medang,” ucap Umi. Medang adalah bahasa jawa untuk aktivitas jamuan yang biasanya dilakukan para tamu. Kami berdua dibuatkan teh dan diberikan jamuan makanan tradisional dari ubi.
4.2K viewsCompletedAdded to Library 100 Times as menjemput
Read
+Library
Temen Tapi Demen

Temen Tapi Demen

TEMAN TAPI DEMEN 10 Oleh: Kenong Auliya Zhafira Berpura-pura memang hal yang tidak enak dalam hidup. Karena bisa membuat semangat meredup. Shasa masih duduk seperti patung mendengar ajakan pulang dari Rey. Ia merasa tidak enak hati dan bersalah. "Ayo ...! Jangan sampai aku berubah pikiran nih?" ajak Rey untuk kedua kali.
108.3K viewsCompletedAdded to Library 257 Times as menjemput
Read
+Library
Mengejar Mantan

Mengejar Mantan

Memo itu meluncur dari tepian dan menyelinap ke bawah meja resepsionis. Begitu dia menutup telepon, Luna merasa seolah-olah ada beban yang terangkat dari pundaknya. Luke adalah teman yang dapat diandalkan, jadi dia tahu dia akan menyampaikan pesan itu kepada Joshua. Setelah menyelesaikan masalah ini, pelayan membawakan mereka makan malam. Luna menawarkan diri untuk menyuapi Malcolm makan malamnya. Malcolm, duduk di kursi rodanya, tidak tahu harus tertawa atau menangis mendengar ini. “Aku hanya lumpuh dari pinggang ke bawah, tapi itu tidak membuatku tidak bisa bergerak.”
9.1764.6K viewsCompletedAdded to Library 16.8K Times as menjemput
Show Reviews (190)
Read
+Library
Cathalina
uda bab 744 emosi bacanyaaa kyk apaan bgt sih di ulang2 muncul cewenya uda mati muncul lg yg baru, uda di bab 744 muncul aja uda 3 cewe yg suka sm joshua, kapan joshua sm lunaaa bersama kalo salah paham mulu dehhhhhh
Ossy Lestari
sudah habis koin banyak tapi ceritanya salah paham terus udh sampe eps 700 langsung aku baca acak ternyata sampe eps terbarunya pun masih salah paham aja cape org baru, salah paham, ganti org baru lagi salah paham ah sudahlah cape jadi bosen
Read All Reviews
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status