Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ISTRI 365 HARI

ISTRI 365 HARI

Bahas mengerutkan dahinya, "Penulis apa? Kalangan terbatas? Kamu nulis buku ekonomi politik atau apa?" Kara berdecak, "Saya penulis novel platform online! Huh, saya lumayan terkenal loh!" Bagas tiba-tiba seperti mendapatkan sebuah ilham. "Nah kamu bisa pura-pura jadi Ghost Writer terkenal di Amerika! Jadi kan Mama saya gak bisa search nama kamu. Ghost writer kan emang gak akan ninggalin jejak." Kara tersenyum, dia suka ide itu. Wah hidupnya akan jadi penuh tantangan dan misteri. Kara Adriana Hadinata the most wanted ghost writer in America! Mantap! Kara suka!
1015.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 575 kali sebagai menulis quotes dibayar
Baca
+Pustaka
Istri Galaknya Om CEO

Istri Galaknya Om CEO

Ciara: "Awas aja kalau udah ketemu, suka banget bikin ngambeknya Isbay kambuh!" Haidar: "Ngambek aja, pasti entar kalau udah dipeluk juga sembuh, iya kan? Cieee." Ciara: "Arggh! Quotes mana quotes, tanggung jawab udah bikin geram seasin garam, sepedas cabe, sepahit pare!" Haidar: "Hahaha, siap Cantikku, mau quotes yang tema apa, hmm?"
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai menulis quotes dibayar
Tampilkan Ulasan (45)
Baca
+Pustaka
Laras_7779
Nurilhuda, Syamsiddhuha, Badridduja, kembar tiganya Abi Ibu yang pengen aku bawa pulang. Kakak Uda pinter bikin salting, Abang Uha vibesnya bawa ketenangan, Adik Uja si paling nggemesin sedunia. Lengkap deh kalian ini
Arsyi An
Cinta banget baca novelnya Kak Azizah. Dewasanya Haidar menggemaskan, ia menasihati, tapi juga intropeksi. Part favoritku: Wanita itu rumah untuk lelakinya. Rumah akan rapi jika yang punya peduli, rumah akan nyaman jika yang punya beriman, rumah akan terang jika yang punya tak lupa kasih sayang
Baca Semua Ulasan
Istri yang Kau Siakan Ternyata Anak Sultan

Istri yang Kau Siakan Ternyata Anak Sultan

ujarnya menunjuk tulisan besar di sisi tempat Feyana berdiri. Tertulis dengan huruf besar dan tebal ‘BEBAS BELI DAN RACIK SENDIRI. KEJUJURAN ANDA DILIHAT BUKAN DARI MATA.’ Feyana mengulum senyum di bibirnya, mengelus tengkuknya karena malu. Sedangkan Jerome kembali masuk ke dalam dan meracik sendiri. Setelahnya membiarkan Feyana berbuat hal serupa. Tak lupa Jerome memasukkan uang ke dalam ‘kotak bayar’ dengan nominal yang dirasa cukup.
6.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 207 kali sebagai menulis quotes dibayar
Baca
+Pustaka
Pemalu di Luar, Liar di Dalam

Pemalu di Luar, Liar di Dalam

“Kartu kamu ketelen? Di mana?” “Salah pin tiga kali. Di ATM deket apartemen. Mana hari ini gajian.” Tak sadar Sekar malah curhat. Gajian yang dia maksud tentu adalah honor menulis dari platform novel online-nya. “Banyak?” Liam bertanya lagi, terdengar kepo bagi Sekar. “Sepuluh juta,” sahutnya sambil mengetuk-ngetukan telunjuk di kaca jendela balkon.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai menulis quotes dibayar
Baca
+Pustaka
MR. D

MR. D

Jaka masih tampak merenung duduk sendiri di ruang kerjanya. Ya di ruang kerjanya sebulan yang lalu. Jaka akhirnya dapat rezeki dari tulisan-tulisan yang ia buat di beberapa platform aplikasi penulis. Seperti N*******n dan aplikasi yang lain namun ia lebih senang berkarya di aplikasi N*******n. Sebab Jaka sudah dapat gaji di sana Alhamdulillah dapat untuk membeli beras dan susu Beby wahyu katanya.
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 235 kali sebagai menulis quotes dibayar
Baca
+Pustaka
Terjebak Cinta Kakak Tiri

Terjebak Cinta Kakak Tiri

Tapi karena kali ini ia ingin menahan semua untuk bisa benar-benar merasakan kehadiran Jasmin. “Kalau begitu, kita mulai rencana.” Mereka duduk berdampingan di lantai. Bantal jadi penyangga punggung, laptop terbuka di hadapan mereka. Jasmin membuka daftar situs freelance, sementara Reyan mencatat beberapa hal di kertas kosong. “Kamu bisa mulai dari jasa nulis caption brand kecil,” ujar Jasmin. “Atau bikin konten pendek. Banyak yang butuh itu sekarang.”
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 243 kali sebagai menulis quotes dibayar
Baca
+Pustaka
Mertua Jahat Tak Tahu Aku Kaya

Mertua Jahat Tak Tahu Aku Kaya

] Mbak Yuni mengomentari story w*-ku sembari mengirimkan emoji tertaw* ngakak guling-guling yang membuatku mengulum senyum. Tanpa hendak terpancing oleh komentar tak enak itu, kubuka galeri lalu mengirimkan foto pengumuman peraih royalti tertinggi di platform menulis yang kuikuti yang memperlihatkan urutan beserta besaran royalti bagi hasil antara pemilik platform dengan penulis di sana. Kukirim agar Mbak Yuni tak asal ngomong lagi.
10115.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.7K kali sebagai menulis quotes dibayar
Baca
+Pustaka
Saat Doa Si Miskin Diijabah

Saat Doa Si Miskin Diijabah

ucap Amar yang masih kebingungan. "Ishh, mas nih, emangnya mas gak tau, kalau menulis itu bisa mendapatkan uang banyak, asal pembacanya pun banyak," terang Aliyah pada Amar. "Enggak dek, baru tau ini mas malahan." "Mas, menulis itu, jika karya kita banyak yang baca di platform kepenulisan, itu kita akan mendapatkan uang banyak mas, uang itu berasal dari para pembaca yang membuka bab kita yang di kunci. Membukanya itu harus pakai koin, nah, dari koin itulah penulis mendapatkan pembagian hasil nantinya mas, dan aku kan udah nulis selama tiga bulan. Dari bulan pertama hingga bulan ketiga aku belum mendapatkan penghasilan karena yang baca sedikit, tapi pas bulan keempat ini tiba-tiba saja pembac
1076.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai menulis quotes dibayar
Baca
+Pustaka
Mertua Cerdas VS Menantu Licik

Mertua Cerdas VS Menantu Licik

Aku dan Santi pamit pulang karena badan masih butuh istirahat. Tak lupa juga Lita kuajak tidur di rumah. Aku sudah merindukannya. Lita ini suka membaca, tapi kurang suka menulis. Dia lah yang memperkenalkanku dengan platform kepenulisan untuk mengusir kejenuhan. Siapa sangka, qku malah berpenghasilan dari sana.
6.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai menulis quotes dibayar
Baca
+Pustaka
Bertahan Atau Dimadu?

Bertahan Atau Dimadu?

Teringat dengan pesan mentornya di grup menulis yang mengirim pesan jika kunci bab dibuka hingga mendapat penghasilan banyak dengan promosi pribadi, sudah saatnya menggunakan jasa promosi dengan penulis lain. Tiara membuka aplikasi titktik. Mencari sesama penulis yang membuka jasa promosi. Tidak lupa melihat grup lalu mengirim pesan pada penulis yang mepromosikan jasa mereka di grup. Tiara melihat view dan like setiap penulis sebelum memutuskan menggunakan jasa mereka atau tidak. “Ya Allah mudah-mudahan usahaku berhasil.” Tanpa terasa waktu sudah menunjukkan jam sebelas malam. Ia masih berbalas pesan dan melakukan pembayaran untuk melakukan jasa promosi. Dia meletakan ponsel di laci lalu tid
12.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 352 kali sebagai menulis quotes dibayar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status