Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ranjang Panas Pengantin Pengganti

Ranjang Panas Pengantin Pengganti

Karena tak ingin mengganggu, akhirnya Mbok Rumi menyimpan buburnya di samping ranjang beserta segelas air putih dan obat penurun demam. Wanita itu kembali ke dapur untuk menyiapkan kompres dan mulai mengompres Tuannya. "Jarang-jarang dia demam seperti ini. Pasti ada yang salah," ucapnya.
3.1K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as menurunkan demam
Read
+Library
Pak Jeffry, Ini Bukan Anakmu!

Pak Jeffry, Ini Bukan Anakmu!

Bahkan tanpa mengganti sepatu, dia langsung naik ke lantai atas. Dia melakukan pemeriksaan dasar kepada Jeffry. “Sepertinya dia sudah minum obat penurun panas. Tapi, ini seharusnya sudah demam yang kedua kalinya.” Herman melihat obat penurun panas berkurang dua butir dan memperkirakan Jeffry sudah sempat demam pada siang hari. “Apakah karena flu?” Shelly membawa segelas air hangat. “Apa perlu membawanya ke rumah sakit?”
8.6148.8K viewsOngoingAdded to Library 3.9K Times as menurunkan demam
Show Reviews (55)
Read
+Library
Monochrome
Udah mau bab 500 cerita intinya masih belum terungkap. Saran yg mau baca mending baca 30 bab awal langsung loncat ke bab 400an. Atau paling bagusnya sih gausah dibaca. Buang buang koin, beneran deh :)
Mrs.B
Maaf ya thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Read All Reviews
KELAMBU MERAH JAMBU

KELAMBU MERAH JAMBU

*** Tap, tap, tap! Santai, aku berjalan menuruni tangga sambil mengenakan sweater. Masih sedikit dingin, meskipun demam sudah semakin turun. Nyaris normal, rasanya suhu tubuhku. Thanks to Kenzy yang sudah menyediakan obat penurun panas untukku. Nah ini baru hebat, si batu karang mulai bisa menunjukkan kepedulian. Eh, enggg maksudku, itu hal yang biasa, sih. Ya ampuuun, kami kan, tinggal serumah?
1020.6K viewsCompletedAdded to Library 515 Times as menurunkan demam
Read
+Library
Menjahit Hati yang Retak

Menjahit Hati yang Retak

Dokter segera menyiapkan jarum infus dan mengeluarkan obat penurun panas dalam bentuk pil. “Bu,” ujar dokter sambil memeriksa kondisi Fitch satu kali lagi, “jarang sekali suami Anda demam setinggi ini. Setelah saya pergi nanti, tolong pastikan dia minum obat ini. Saya khawatir demamnya tak akan turun sampai pagi. Kalau tak membaik, mungkin harus dirawat di rumah sakit.” Zoey mengangguk serius. “Baik, terima kasih, doktor.”
102.1K viewsCompletedAdded to Library 51 Times as menurunkan demam
Read
+Library
Aku Bukan Lagi Sugar Baby-Mu

Aku Bukan Lagi Sugar Baby-Mu

Ini yang membuat dirinya tidak bisa menjawab dan hanya mengusap wajahnya saja frustasi. "Apa yang harus dilakukan?” "Kita akan meredakan demamnya dulu. Saya akan berikan obat demam dengan infusan." "Bagus kalau begitu. Lakukanlah." Karena Arthur memang tidak mengerti harus melakukan apa. Dia sudah panik sendiri padahal sebetulnya yang bisa dia lakukan adalah mengompres membelikan obat penurun panas minimal membuat tubuhnya tidak lagi dalam suhu tinggi seperti ini baru ketika Alila sadar dia bisa bicara dengannya dan memberikannya makan.
1025.1K viewsCompletedAdded to Library 829 Times as menurunkan demam
Read
+Library
Istri Pengganti Untuk Suamiku

Istri Pengganti Untuk Suamiku

Disana ada satu mangkuk berisi cairan keruh yang mengepulkan uap panas dan aroma sedap, disampingnya hanya ada segelas air putih bersama botol obat. "Aku tidak bisa menemukan obat demam. Jadi untuk sementara kamu minum vitamin dulu, setelah ini aku akan keluar untuk membeli obat penurun panas di apotik terdekat," jelas Bagas. Ia meletakkan meja lipat di atas paha Aileen lalu meletakkan nampan di atasnya. "Habiskan buburnya. Aku yakin kamu tidak menyentuh makanan selama pesta."
2.7K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as menurunkan demam
Read
+Library
NESTAPA DIBALIK PERJODOHAN

NESTAPA DIBALIK PERJODOHAN

Ternyata dia mencari obat penurung demam. "Kamu makan ini dulu, semoga panasnya kamu bisa turun," ujar dia memberiku obat dan sisa susu membantu menenggelamkan obat itu ke dalam. Dia kembali membantuku berbaring, memperbaiki selimut hingga dada. Saat Deni ingin ke luar. Perlahan tanganku menarik tangannya meski sangat lemah. "Ada apa? Ada yang ingin kamu butuhkan? Katakan saja, Rhena," ucapnya lembut yang kubalas gelengan.
3.4K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as menurunkan demam
Read
+Library
Istri yang Diremehkan Ternyata Juragan

Istri yang Diremehkan Ternyata Juragan

Sembari menunggu hasil tes suhu tubuh, Damaira mengambil air dan waslap untuk mengompres tubuh demam Ezra. "39,2 derajat. Tinggi sekali." Damaira segera turun. "Ada apa, Ra?" "Ezra demam tinggi sekali. Tolong belikan dia obat penurun panas yang dimasukkan ke dalam dubur." Isa cukup terkejut mengetahui Ezra mengalami demam, sebab semalam mereka masih belajar dan bermain bersama. "Tunggu, ya." Isa gegas mengambil kunci motor, kemudian menuju garasi, langsung tancap gas menuju apotek 24 jam terdekat.
9.966.0K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as menurunkan demam
Read
+Library
Akad Dadakan: Suami Penggantiku Ternyata Sultan

Akad Dadakan: Suami Penggantiku Ternyata Sultan

“Tidak apa-apa. Saya akan berikan obat penurun panas dan vitamin. Pastikan dia banyak minum, dan kompres dengan air hangat setiap beberapa jam.” Alvano mengangguk pelan. “Terima kasih, Dokter.” “Kalau dalam dua hari demamnya tidak turun, segera hubungi saya lagi,” pesan dokter sebelum dia pamit. Setelah dokter pergi, suasana kamar sedikit mereda, meski hawa cemas masih terasa menggantung. Isvara tetap duduk di tepi ranjang, mengelus pipi Avanil yang kini tertidur lebih tenang setelah diberi obat.
10164.4K viewsCompletedAdded to Library 4.1K Times as menurunkan demam
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status