Penguasa Benua Timur
Meski sudah tak memiliki peluang kemenangan, Wei Sihao merasa ia tak boleh merendahkan martabatnya, bahkan sekalipun jika itu adalah hari terakhirnya melihat dunia.
“Sudah kalah begini masih congkak?” Zhou Fu menggeleng-gelengkan kepalanya, “baiklah, kuganti pertanyaanku, apa yang membuat paman berniat menyerang kami?!”
“Kuberi kau informasi bagus, Liu Chang…… Uhuk….” Wei Sihao terbatuk sembari menekan dadanya yang ngilu, itu adalah untuk pertama kalinya ia mengalami kekalahan, ia tak menduga jika pengalaman kekalahannya yang pertama akan seburuk dan semengerikan itu.