Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

Pakaian di tubuhnya langsung mengering di bawah aliran energi sejati dan ekspresinya tetap seperti biasanya. Luther berkata dengan singkat dan tegas, "Lorong itu menuju ke tempat lain. Untuk saat ini, aku masih belum menemukan bahaya. Lorongnya nggak panjang dan di ujungnya ada cahaya, sepertinya menuju ke ruang yang lebih luas. Bersiap-siaplah, kita akan menyelam satu per satu. Ingat, tahan napas dan pusatkan energi. Jangan sampai terpisah dariku." Dengan adanya instruksi yang jelas, semua orang juga tidak berani ragu lagi.
8.83.6M viewsCompletedAdded to Library 90.9K Times as merambat lurus
Show Reviews (736)
Read
+Library
Panessa Selvia
TAMAT. jadi mnurut kesimpulan saya. luter ditingkatan transendensi roh(tingkatan paling atas kultivasi) sudah ga yg ngusik lagi, sudah bagaikan dewa. makanya dibuat hidup tenang diakhir crita. tpi masih gantung, ayahnya di atlandia masih hidup/wafat? dan Bianca tau GK luter=Gerald Bennet?
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Read All Reviews
Pendekar Ular Emas

Pendekar Ular Emas

Long Wang memilih jalan itu karena jalur tersebut langsung menghubungkan dirinya menuju ke tempat yang ia tuju, yaitu lembah bertebing bebatuan. "Kenapa kita tidak melewati desaku saja?! Bukankah jauh lebih cepat bila lewat sana?" Lin Tan berteriak agar suaranya bisa didengar oleh si kuda emas. Maklum saja, dengan kecepatan yang luar biasa, angin yang menghantam wajah Lin Tan membuat suaranya sulit untuk terdengar.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 110 Times as merambat lurus
Read
+Library
Invasi Beast

Invasi Beast

Albert ngelus tengkuk "Jadi gini, ada tangga bentuk huruf V, sama tangga yang kalau kalian injak salah satu anak tangganya—satu baris bakal goyang." "Di situ, ada rintangan panjat tali, lalu lintasan berkelok dengan lampu di kanan kiri, lorong sempit dengan leser yang akan ngejar, dan satu lintasan sensor—kalau kalian nyenggol, bakal ke-trap. Start dan finish-nya di ujung sana."
846 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as merambat lurus
Read
+Library
Gadis Buta Pilihan Sang Tuan Duda

Gadis Buta Pilihan Sang Tuan Duda

"Ya tapi kan ngga harus diperjelas, Pak." Tak ingin lagi berdebat Marvin yang kini terdiam kala Dinda terus menggerutu. Kini Marvin semakin mempercepat laju mobilnya hingga melewati jalan yang seharusnya ia lintasi. "Loh, Pak. Harusnya kan belok, kenapa lurus?" tanya Dinda melebarkan mata melihat Marvin terus melaju.
105.1K viewsCompletedAdded to Library 121 Times as merambat lurus
Read
+Library
Pendekar Kitab Iblis

Pendekar Kitab Iblis

Rintangan 3: Ruang Refleksi Setelah melewati jembatan angin, Shian Long memasuki sebuah ruang besar yang dipenuhi dengan cermin-cermin raksasa. Cermin-cermin ini memantulkan bayangan yang tampaknya bergerak dan berubah. Ruangan ini memberikan ilusi yang membingungkan dan membuat sulit untuk menentukan arah yang benar. Kesalahan arah hanya kan membawa Shian Long berputar-putar di dalam pusaran waktu tanpa batas.
1032.4K viewsCompletedAdded to Library 810 Times as merambat lurus
Read
+Library
JEJAK SANG PEWARIS

JEJAK SANG PEWARIS

Dia mengemudi dengan santai, membelah Gurun Lata tanpa terlihat khawatir sedikitpun. Menjelang malam, dia mulai memasuki jalan bebas hambatan menuju Morenmor. Jalan itu sepi, hampir tak ada kendaraan yang melintas. Hanya ada beberapa buah truk yang tampak terengah-engah, berbaris panjang di sisi paling pinggir jalan bebas hambatan yang kini mulai terus menanjak itu. Mereka berjalan dengan kecepatan yang amat rendah, sementara muatan dan suara putaran mesin mereka justru amat tinggi.
1025.8K viewsOngoingAdded to Library 954 Times as merambat lurus
Read
+Library
SWEET CAKE

SWEET CAKE

Zen berdesis dengan pandangan lurus ke depan. Dengan kecepatan tinggi, Zen mulai mengejar ketertinggalannya dari Brewster. Semakin larut, jalanan semakin sepi. Sehingga hal itu membuat Zen bisa dengan mudah mengejar Brewster. Aksi mereka terlihat seperti balap liar. Mereka berlomba saling mendahului dan saling menumbangkan. Tak peduli dengan banyaknya goresan dan benturan yang telah menghiasi mobil-mobil itu. Tidak satu pun dari mereka yang terlihat ingin mengalah. Bermacam-macam umpatan meluncur dengan mulus dari mulut Zen yang semakin gelap mata.
9.583.3K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as merambat lurus
Show Reviews (29)
Read
+Library
Rusmiko157
Hallo, Everyone😊 Terima kasih untuk yang sudah berkenan mampir ke ceritaku. Semoga cerita ini dapat menghibur kalian semua🤗 Tulis review kalian setelah membaca cerita ini, tinggalkan bintang 5 juga, ya😘 See ya, I love you all😘
raisa regina
Bagus banget sih ceritanya. Epic!!! Love story ada, friendship ada, family, action nya keren sih, comedy juga ada. Seru!!! Senyum2 trus mewek trus ngakak trus tiba2 adrenaline rush. Paket komplit sih ini. MUST READ. Zen Lea forever, my fave couple 🫶🏻🫶🏻🫶🏻 Love Arthur & Clint juga hihi. BEST
Read All Reviews
Kembali ke  1980 Dari Nol Membangun Segalanya

Kembali ke 1980 Dari Nol Membangun Segalanya

Cairan yang tadi keluar memang lebih keruh. Ia tidak membantah lagi. Tangannya bergerak ulang, kali ini lebih lambat, lalu mencoba meniru irama Leo. Andika Zhang bekerja di sisi lain. Geraknya lebih pelan dari Darman, tapi sejak awal remasannya lebih rata. Darman melirik hasil Andika sebentar, lalu mendengus pendek. "Bagus sekali. Tinggal kau yang ajar aku."
1011.4K viewsOngoingAdded to Library 411 Times as merambat lurus
Read
+Library
Tingkat 99.999: Reinkarnasi Sang Arsitek Kosmik

Tingkat 99.999: Reinkarnasi Sang Arsitek Kosmik

geram Liam. Ia mencoba melesat ke kanan, namun sabit itu berayun dan ia kembali lagi ke titik awal. Liam merasa frustrasi, mananya mulai terkuras. Namun, ia teringat kata-kata Kaelan dulu: "Waktu bukan garis lurus, Liam. Ia adalah ruang yang bisa kau lipat."
626 viewsOngoingAdded to Library 13 Times as merambat lurus
Read
+Library
100 Days To Launa

100 Days To Launa

Membiarkan kesendirian kembali menyapa untuk meredam emosi. Jalan bebatun yang menjadi tujuan, suasana jalan kiri-kanan diisi oleh pepohonan tidak membuat Gama mundur. Apalagi menangkap satu motor yang melaju hendak menerjang tubuh, masih tetap pada posisi lurus tidak menghindar.
101.1K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as merambat lurus
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status