Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ditikam Cinta

Ditikam Cinta

Ujar Ika Jina memegang Bahu yang di pegang oleh Bora, “Kau lihat tadi, apa Bora sudah memaafkanku.” Ujar Jina “Hmmm mungkin saja, atau mungkin tidak. Aku tidak tahu Arti tepukan yang baru saja aku saksikan. Entah itu hanya sekedar b**a basi atau apa.” Ujar Ika “Isshhh kau ini ya, tidak bisa membuat orang sedikit senang.” Ujar Jina
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai merangkul bahu
Baca
+Pustaka
Selubung Memori

Selubung Memori

Namun, setelah aku mengambil satu tusuk, dia berkata, “Boleh aku meminta sesuatu?” “Tentu.” “Pinjam pundak.” Entah bagaimana aku langsung menatapnya. Seberapa kikuknya aku, tentu aku tahu merangkul Aza berbeda dengan merangkul orang lain. Namun, bagian norak dalam diriku menang. “Mendekatlah.”
1018.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 656 kali sebagai merangkul bahu
Baca
+Pustaka
Jadilah Pria Kencang Kendor

Jadilah Pria Kencang Kendor

Sekarang dia menginginkannya? “Nggak.” “Dia mencampakkanmu?” Dia menyeringai, merangkul bahu Harum, menariknya mendekat, menjadi wakil teritorial Willy, tak diragukan lagi. Dan aku kembali menyesal tidak membawa pisau.
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai merangkul bahu
Baca
+Pustaka
Make A Wish (Indonesia)

Make A Wish (Indonesia)

Dia memelukku dengan erat, sedangkan air matanya terjatuh dengan bebas di atas bahuku. Mengapa dia sangat menderita? Hatiku sakit ketika melihat dia dalam keadaan kebingungan seperti ini. “Menangislah sepuasmu. Menangislah di bahuku.” 🍁 Happy Reading 🍁 Memang sangat menenangkan ketika kamu dapat menangis dengan lepas pada bahu seseorang yang juga memberikan bahunya padamu. — Apple Leaf
1022.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 883 kali sebagai merangkul bahu
Baca
+Pustaka
Naik Ranjang

Naik Ranjang

260 # Aku membawa kepala Halwa tenggelam di dada. Tidak peduli di jalanan umum, aku masih tetap mendekapnya erat. Kubelai lembut kepalanya yang tertutup kerudung instan. Wajahku tenggelam, menciumi puncak kepalanya. Entah keberanian darimana, entah bagaimana bisa aku melakukan semua, mendekapnya erat dan tanpa ragu seperti saat ini.
9.8421.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16.4K kali sebagai merangkul bahu
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
Zizizaq
Baca karya orang buat belajar, DNA ini karya yang keren! Baca juga karya Zizizaq. 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. Nikah Kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4. Siksaan dari tunangan kakakku
Tuti Khoiriah Hasibuan
ceritanya bagus tapi sayangnya ditengah2 cerita terlalu banyak cerita yg tidak seharusnya ditulis padahal banyak hikmah yang bisa diambil kesetiaan, kerja keras, keikhlasan dan banyak lagi pesan moralnya author law nulis adegan dikamar layagnya tidak harus sedetail itu juga,
Baca Semua Ulasan
Sembilan Tahun Lagi

Sembilan Tahun Lagi

Bahkan ketika yang dijemput hanya menunjukkan wajah sedatar papan, aku tetap tersenyum lebar sambil melambaikan tangan. “Hai. Apa kabar?” tanyaku begitu Bhaga berada di jarak pendengaran kami. “Baik. Kamu?” Dia menjawab sambil sebelah tangannya merengkuh pinggang dan mengecup pipi kiri dan kakanku. Aku membalas memeluk pinggangnya dengan kedua tangan. “Baik. Kangen kamu sangat.” Dia terkekeh. “Aku tau. Makanya tumben maksa aku pulang.” Kami sudah berjalan sambil berpelukan.
1018.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 464 kali sebagai merangkul bahu
Baca
+Pustaka
Belenggu Cinta

Belenggu Cinta

Selina memekik. Angga dengan sigap menangkapnya. Tangan kiri lelaki itu menopang punggung Selina, sedangkan tangan kanannya menggenggam erat-erat tangan wanita yang kini ada dalam dekapannya. “Bagaimana dengan Erlan, apa dia juga dapat sesuatu darimu?”
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai merangkul bahu
Baca
+Pustaka
Godaan Penghuni Kos Puteri

Godaan Penghuni Kos Puteri

“Terima kasih banyak, Om…” Tanpa berkata apa-apa lagi, Om Bowo merangkul bahu Gita dengan satu lengannya. Gerakannya pelan, seolah sangat terbiasa dengan kedekatan seperti ini. Tangannya mengusap kepala Gita lembut, seperti seorang ayah menenangkan anaknya—tapi ada sesuatu yang membuat sentuhan itu terasa berbeda. Gita menurut saja, diam, hanya membiarkan Om Bowo mengelus rambutnya.
9.293.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai merangkul bahu
Baca
+Pustaka
Perjanjian Terlarang

Perjanjian Terlarang

Mengatur tubuh mereka sedikit bersentuhan dengan bahu Moreau telah bersandar langsung di dada liat pria itu. Dia melenguh tertahan. Mulut Abihirt segera jatuh di bahunya. Memberi gigitan yang terasa membakar. Moreau tak akan bisa menahan diri. Sesaat melenguh. Menggeliat dengan pelbagai sensasi nikmat.
1031.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 967 kali sebagai merangkul bahu
Baca
+Pustaka
PERMINTAAN GILA KAKAKKU

PERMINTAAN GILA KAKAKKU

ucap Mandala sembari membantu Humairah dari belakang. Dengan posisi seperti ini, otomatis Mandala memeluk tubuh Humairah dari belakang, tangannya bertemu dengan punggung tangan Humairah. Ada getaran aneh yang berdesir di dada keduanya saat kulit mereka bersentuhan.
10148.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai merangkul bahu
Tampilkan Ulasan (43)
Baca
+Pustaka
dhee_n@
ini statusx msih bersambung thor, apa ad kemungkinan masih ad lnjutanx thor? stdakx bonchap msh mw lht daffa menmbal sobekan2 RTx, membahagiakan kel kclx aplg risa msh trauma smpe ad adekx cila thor... berkali2 ulang bc ttp sj nyesek... yok bs thor...
Eni Rahayu
seru banget ceritanya,,,, tambahin lagi hall babnya, kuarng puas bacanya kalau cuman 4 bab tiap harinya,,, soalnya bagus banget ini cerita, selalu aku update trs tiap jam, sangking nggak sabaranya aku dengan cerita selanjutnya......
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status