Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ratu Tak Akan Jadi Babu

Ratu Tak Akan Jadi Babu

Pasti dia sangat senang, aku tersenyum memikirkannya. Setelah bersiap-siap, aku mengganti dasterku dengan gamis berwarna biru malam, lalu memakai jilbab berwarna coklat mocca, tak lupa ku oleskan lip matte di bibirku. Perutku semakin membesar, membuatku harus memakai hijab berukuran panjang agar bisa menutupinya. tendangan si dede pun semakin terasa, dan kadang membuatku geli sendiri. Aku segera memakai kaus kaki dan mengambil sepatu kemudian memakai helm.
1015.0K viewsOngoingAdded to Library 405 Times as mewarnai hijab cadar
Read
+Library
JATUH CINTA PADA ISTRIKU YANG DULU KUHINA GENDUT

JATUH CINTA PADA ISTRIKU YANG DULU KUHINA GENDUT

Sangat, sangat tidak nyaman. Meski gejolak di hatiku seperti badai yang memporak-porandakan segalanya, aku tetap menuruti nasihat dari Mbak Olif. Aku pergi ke tempat make up untuk merias wajahku meski natural saja. Kemudian, aku mengambil hijab warna cokelat susu seperti warna kemejaku saat ini. Di depan cermin, aku mengenakan hijab dan mematutnya dengan rapi.
101.5K viewsCompletedAdded to Library 50 Times as mewarnai hijab cadar
Read
+Library
Mencintai Seorang Climber

Mencintai Seorang Climber

Maryam memperlihatkan gambar itu pada Sarah. “Ini Bunda, ini Sarah.” ucap Maryam, “tolong diwarnai ya?” Sarah meraih buku gambar itu sembari tersenyum. “Walna apa, Bunda?” “Bajunya warna merah, jilbabnya warna biru.” “Tapi aku mau baju aku walna kuning.” “Iya, boleh.” Anak itu duduk di kursi kecil, buku gambarnya diletakkan di meja kecil, dan dia mulai mewarnai gambar pakai crayon.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as mewarnai hijab cadar
Read
+Library
Dinodai Kakak Sebelum SAH

Dinodai Kakak Sebelum SAH

Hanya gelengan yang bisa diberikan perempuan berhijab dengan cadar sebagai penutup wajah itu. "Alhamdulillah, akhirnya kamu mau lebih tertutup lagi. Kapan kamu memutuskan memakai niqab, Dek? Saya baru lihat sekarang?" Tanpa sungkan pria beristri itu mempertanyakan hal pribadi paa seorang gadis terjaga. Bahkan dia melupakan kekhawatirannya pada sang istri. "Maaf, Kak. Saya hanya ingin meminta ijin untuk ikut menjadi relawan ke daerah konflik bersama teman yang lain," katanya dengan masih menunduk.
105.5K viewsCompletedAdded to Library 169 Times as mewarnai hijab cadar
Read
+Library
White Love

White Love

Langit tampak cerah hari ini. Awan putih bergumul di beberapa titik. Aku tengah mematut diri di depan cermin. Gaun syar'i merah muda dan hijab dengan warna senada membalut tubuh. Tidak lupa memasang bros manik sebagai pemanis. Wajah hanya kupoles bedak tipis dan sedikit lipstik agar tidak terlihat terlalu pucat. Setelah dirasa cukup, aku segera ke luar kamar.
106.3K viewsOngoingAdded to Library 177 Times as mewarnai hijab cadar
Read
+Library
BUKAN KUMPUL KEBO

BUKAN KUMPUL KEBO

Dia berjalan perlahan sambil menunduk. Papa Wijaya kaget melihat calon menantu nya memakai cadar. Kemudian bertanya kepada Suryadi. "Apakah calon istri nya Rey itu seorang gadis bercadar?". Suryadi pun menjelaskan jika keponakan nya itu memang gadis yang berhijab tapi tidak bercadar. Jika di acara pernikahan nya ini dia memakai cadar. Suryadi sendiri tidak mengetahui akan hal itu.
1.6K viewsCompletedAdded to Library 40 Times as mewarnai hijab cadar
Read
+Library
Dia yang Terluka

Dia yang Terluka

Nadia membuka lemari pakaiannya, dilihatnya tumpukan koleksi jilbab yang dia miliki. Sungguh tak sampai hati sebenarnya untuk memberikan jilbab yang sudah dia pakai untuk ibu mertuanya. Jika tidak karena keinginan Helena sendiri, mungkin saat ini Nadia akan langsung pergi ke butik memilih dan membelikan jilbab terbaik untuk ibu mertuanya. Dengan terpaksa Nadia mengambil beberapa jilbab praktis yang dia anggap warnanya netral dan bisa dipadu padan dengan pakaian warna apa saja. Warna putih, hitam, abu-abu, cream muda dan navy menjadi pilihan Nadia, dikemasnya jilbab-jilbab itu dalam paper bag, agar bisa segera dikirim oleh Pak Selamet ke rumah Helena.
9.5560.2K viewsCompletedAdded to Library 16.8K Times as mewarnai hijab cadar
Show Reviews (71)
Read
+Library
Saraswati
saya belum baca sampai banyak, tapi iseng2 liat judul masing2 bab, koq ada cerita ttg hanna juga, sy pikir di sini tokoh utamanya keluarga nadia, tp hanna sebagai tmn nadia ternyata juga punya porsi cerita sendiri... :)
Henny Djayadi
Saya ucapkan banyak2 terima kasih kepada sobat reader yang telah menyempatkan berkunjung dan membaca cerita ini. Mohon dukungannya, vote serta komentar yang bisa membantu performa dan promosi cerita pertama saya di Goodnovel ini.
Read All Reviews
Bencana Termanis

Bencana Termanis

Tapi karena sudah menjadi ketentuan, jadi ia memilih menurut. Tak hanya sanggul, kepala Ivana pun dihias sepasang burung Hong dan diberi tanda merah di dahi bergambar bulan sabit sebagai penanda mempelai wanita masih gadis ketika menikah. Untuk riasan wajah, Ivana memilih riasan yang tidak terlalu tebal. Ditambah ia memakai cadar dari kain sifon dan wolfis dengan hiasan brukat gliter yang serasi dengan pakaian yang dikenakan. Memakai cadar adalah inisiatif Ivana, karena ia tidak ingin keluarga Narendra melihat wajahnya sebelum akad nikah selesai.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as mewarnai hijab cadar
Read
+Library
KUKIRA MISKIN, RUPANYA CEO

KUKIRA MISKIN, RUPANYA CEO

Refleks dia membuang benda itu hingga terlempar jauh. "Mana sih?!" teriak Dareen masih berusaha mengatur nafasnya. Ia kesal karena baru saja ia memegang benda keramat. "Ada, warna hijau di situ!" Meski kesabarannya sudah sampai ubun-ubun, Dareen kembali membongkar. Tangannya mengangkat kain warna biru yang ia yakini itu jilbab karena ada pola melingkar. "Pakai ini saja! Aku tak menemukan jilbabmu yang warna hijau!" seru Dareen melempar hijab itu ke tubuh Dahlia. Pemuda itu langsung membalikkan badannya.
1057.2K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as mewarnai hijab cadar
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status