Dia yang Terluka
Nadia membuka lemari pakaiannya, dilihatnya tumpukan koleksi jilbab yang dia miliki. Sungguh tak sampai hati sebenarnya untuk memberikan jilbab yang sudah dia pakai untuk ibu mertuanya. Jika tidak karena keinginan Helena sendiri, mungkin saat ini Nadia akan langsung pergi ke butik memilih dan membelikan jilbab terbaik untuk ibu mertuanya. Dengan terpaksa Nadia mengambil beberapa jilbab praktis yang dia anggap warnanya netral dan bisa dipadu padan dengan pakaian warna apa saja. Warna putih, hitam, abu-abu, cream muda dan navy menjadi pilihan Nadia, dikemasnya jilbab-jilbab itu dalam paper bag, agar bisa segera dikirim oleh Pak Selamet ke rumah Helena.
Hot Chapters