Istri Super Jorok
sahutku lagi.
Namun, saat aku beranjak, ketukan pintu mengalihkan perhatianku. Mawar dan Pak Joko datang. Mawar memakai baju longgar tanpa lengan, tapi tetap memakai celana ketat super pendek. Aku heran, dalam keadaan buncit dia tetap saja mengutamakan keseksian yang menurutku tak seksi lagi.
"Wah, anyir sekali," kata Mawar menutup hidungnya. Sontak, kalimat penghinaan itu membuat kami menoleh pada Mawar, bahkan Pak Joko melotot pada istrinya yang tak sopan itu.