Kekasih Suamiku
Buru-buru bangkit dan menuju kamar mandi, tanpa menghiraukan Bayyu yang masih meringis kesakitan.
Airin menyalakan shower, membiarkan terjangan air hangat meluruhkan segala kegundahan dan masalah yang meruweti pikiran dan juga hidupnya. Belum terurai benang kusutnya, ia masih harus dibebani dengan mimpi barusan. Meski itu hanya sekadar bunga tidur, tapi ia memiliki kekhawatiran tersendiri jika mimpi itu merupakan pertanda akan datangnya masalah selanjutnya. Berdasarkan pengalamannya selama ini, beberapa mimpi yang menghinggapi tidurnya, selalu menjadi kenyataan. Ia takut jika itu benar-benar akan terjadi.
“Arrrrrggghhhh!” kepalanya serasa ingin meledak.