Mimpi Terburuk
Randi tersenyum getir mendengar Marwan bilang Allah sedang naikkan derajatnya dengan masalah itu, Randi menyembunyikan senyum getir kebencian , karena Randi benci jika mendengar nama Tuhan disebut, namun Randi tidak ingin Marwan mengetahui hal itu, Randi menutupinya.
"Mungkin begitu Wan." Ujar Randi menjawab ucapan Marwan tadi padanya.
Terdengar suara bel pintu rumah berbunyi, Randi melihat ke layar monitor cctv.
"Siapa malam malam begini datang?" Ujar Randi sambil melirik jam yang ada di dinding rumah, jam menunjukkan pukul 23:40 wib malam.
Randi berjalan melangkah membuka pintu rumah, muncul keamanan lingkungan erte didepan pintu.
Hot Chapters