Terpaksa Menikahi Janda
“ Bohongku pada Jamilah sementara istri polosku itu hanya mengangguk tanpa suara, “enaknya punya istri anak kecil, bisa aku manfaatkan kebodohannya. “ Batinku dalam hati. Muncul ide licik dalam benakku.
Aku berhenti sejenak untuk melepaskan baju dan juga celana panjang beserta cd yang aku kenakan. Untuk Jamilah tentu saja tubuhnya sudah kubuat bugil sejak tadi.
“Ah...! “ Jamilah berteriak histeris saat melihat juniorku sudah berdiri tegak perkasa di hadapannya, “mas kenapa besar sekali? “ tanyanya lucu, aku hanya tersenyum dan mendekatkan bibirku ke telinganya, “sayang, kamu tahu semakin besar dia, maka akan semakin nikmat, percayalah sama mas! “ Sekali lagi Jamilah mengangguk dengan tatapan