Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Alam Keabadian : Penerus Para Dewa

Alam Keabadian : Penerus Para Dewa

Ujar Xiao Long. “Apa?! Bagaimana bisa seorang manusia mengetahui tentang The Great Boundless?!” Seru Firebird Queen dengan terkejut. Xiao Long tersenyum kecil melihatnya. ***** Xiao Long melangkah masuk ke sebuah kolam luas dengan air berwarna merah yang diatasnya seakan terdapat api yang membara. Ini adalah hal yang Qing Xuan katakan bisa menyembuhkan lukanya. Kolam merah ini adalah mata air dari pohon raksasa yang memiliki kemampuan penyembuhan yang sangat tinggi. Mata air dengan api kehidupan, Rebirth Flame Springs.
9.580.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai minato aqua
Baca
+Pustaka
Dompet Tak Terbatas

Dompet Tak Terbatas

Keyla sampai nanya, “Kak, mau merek apa?” Dimas iseng jawab, “Ades.” Padahal dia tau banget, kafe kecil kayak gini mentok cuma jual Aqua atau Le Minerale. Bener aja Keyla balik ke meja sambil nunduk lesu. Dimas ngakak kecil. Melihat itu, Keyla langsung manyun. Bocah banget kelakuannya. “Aku cuma ngeledekin kok. Beli air mineral apa aja,” kata Dimas sambil bangkit berdiri. Tatapan orang-orang kini makin tajam, kayak nggak suka dia di situ.
3.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai minato aqua
Baca
+Pustaka
Demon Emperor

Demon Emperor

[ Author's Note : Jika ingin melihat bentuk Buah Xiantao, silahkan searching di G****e ]. Di bawah sana di dekat Pohon Xiantao itu tumbuh, ada Kolam Mata Air Hangat Kecil. Anehnya airnya tidak berwarna kebiruan seperti pada umumnya warna air. Air itu bening dan jernih tapi agak berwarma merah oranye, seperti warna Terakota. Jadi airnya agak berwarna Terakota, karena dinding dari Mata Air Hangat itu dilapisi oleh tanah liat yang sangat keras dan padat, sehingga air dari mata air hangat itu tidak merembes keluar dan mencairkan Inti Es Abadi di dalam Gua Salju Abadi. Padahal air itu hanya berupa air hangat saja bukan air panas mendidih, tapi bila Balok Inti Es di rendam di sana selama beberapa
1012.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 265 kali sebagai minato aqua
Baca
+Pustaka
Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Mataku langsung menangkap isi cairan di dalamnya. Air kelapa murni. Dicampur dengan perasan lemon hijau dan sedikit daun mint. Jantungku berdetak satu ketukan lebih lambat. Asam lambungku mendadak bereaksi. Ini bukan minuman isotonik generik yang dijual di meja resepsionis studio. Ini adalah minuman spesifik yang hanya kubeli dari sebuah toko organik kecil di kawasan Senopati. Sesuatu yang pernah kusebutkan sepintas lalu saat kami makan siang minggu kemarin.
9.468.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai minato aqua
Baca
+Pustaka
Mendadak dipinang Ustaz Idaman

Mendadak dipinang Ustaz Idaman

Ia membawakan minuman infuse water untuk dibawa. Birru menerima tumbler berisi air mineral yang di dalamnya berisi lemon dan dan daun mint butan istrinya. “Minuman apa ini?” “Itu infuse water, kamu belum sembuh banget terus kayaknya kurang minum, deh. Jangan lupa abisin.” Birru melengkungkan bibirnya, membentuk seulas senyum. “Makasih, yaa. Aku abisin pasti. Atau kamu mau ikut?”
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai minato aqua
Baca
+Pustaka
MINE

MINE

Semua orang bahagia. *** Suara air yang tenang membuat Ana mulai memejamkan matanya erat. Dia menghirup udara pelan sambil menikmati angin laut yang menerpa tubuhnya dan menerbangkan rambut panjangnya yang tertutupi oleh topi pantai. Terik matahari yang menyengat tidak mengganggunya sedikitpun, justru Ana membutuhkan sedikit sengatan itu untuk menenangkan diri.
1034.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 903 kali sebagai minato aqua
Baca
+Pustaka
Mantanku Kembali

Mantanku Kembali

"Aku baik. Ya... sedang berusaha baik." "Aku ngerti. Kehilangan bisa bikin kita kayak tenggelam, ya. Tapi kadang, muncul ke permukaan nggak seberat yang kita kira." Aku mengangguk. Entah mengapa, kehadiran Dimas memberi rasa nyaman yang berbeda. Tidak seperti ketika aku bersama Adrian—yang penuh gejolak dan hasrat. Dengan Dimas, semuanya terasa... datar, tapi damai.
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai minato aqua
Baca
+Pustaka
WATER

WATER

Mereka terlihat sangat senang dengan cairan menjijikkan yang terus saja membasahi mereka. Tidak seperti Emi yang sangat membencinya bahkan Emi tidak ingin melihat atau bersentuhan dengan sejenisnya. Sekalipun itu air yang Emi minum sehari-hari bahkan ia lebih memilih untuk tidak minum daripada harus menelan racun itu.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai minato aqua
Baca
+Pustaka
Sasakala

Sasakala

Bab 13 Kututup mata untuk melihat air yang berada diujung sana Terasa bening namun jika disentuh akan berwarna biru Lalu kubuka kembali nyatanya hidup Didepanku, sebuah telaga hijau yang tak pernah disentuh Dikelilingi orang – orang yang seolah marah Dan aku tak tahu alasannya Kubiarkan itu berlalu dan kembali, sebuah telapak tangan yang masih terbuka
9.82.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai minato aqua
Baca
+Pustaka
Dewa

Dewa

Intan menasehati. "Aku sudah tak kuat Intan! Aku lapar. Maagku kambuh! Ulu hatiku sakit... hiks... hiks... " Enggar tersedu-sedu. "Minumlah air ini! Barangkali bisa menahan rasa laparmu sampai nanti malam," perintah Agus yang tak lain teman mereka. Enggar meneguk air mineral yang tersimpan di botol akua itu. Dia merasa terharu dengan kebaikan Agus.
9.97.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 202 kali sebagai minato aqua
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status