Anak Rahasia Presdir Impoten
Namun, tepat di genggaman tangannya yang lain, sebuah kebenaran pahit baru saja terungkap, menghancurkan kepercayaan yang ia bangun dengan susah payah.
Aya tetap diam, membiarkan kesunyian kamar yang dingin menyelimutinya. Rasa mual kembali menyerang ulu hatinya. Namun kali ini, ia tahu pasti bahwa sensasi pahit itu bukan karena hormon kehamilan yang bergejolak, melainkan karena rasa sakit hati yang teramat dalam.
Sakit karena menyadari betapa bodohnya ia telah menaruh sebagian hatinya pada pria yang ia dapatkan hanya karena sebuah kesalahan 'cinta satu malam'.