Kakakku, Orang Ketiga Dalam Rumah Tanggaku
"Aku bisa saja menanyai teman-teman Mas di kantor. Benar nggak kalau Mas sangat sibuk. Tapi untuk apa? Malah nanti informasi yang kudapat semakin membuatku terluka. Sekarang Mas introspeksi diri. Berpikirlah dengan jernih, apa yang sudah terjadi. Ingat Mas, keharmonisan dan keutuhan sebuah keluarga dipertaruhkan. Karena sang nahkoda hanya badannya saja ada disini, tapi pikirannya entah berada dimana."
Aku menghela nafas panjang.
"Sebenarnya, apa sih maunya Mas sekarang?" tanyaku.
Mas Fahmi hanya terdiam saja.
"Apa ini ada hubungannya dengan orang ketiga?" tanyaku.
"Apa maksudmu?"
"Mas, kelakuan Mas itu seperti remaja yang sedang puber. Dan aku yakin kalau Mas sekarang sedang mengalami puber