Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mate

Mate

Intan Pitalokamatchedaneprend
Aku nyengir sambil bilang, “Om, aku nggak punya uang. Lapar.” Ia mengernyitkan keningnya, lalu menggeleng-gelengkan kepalanya. “Bisa nggak, jangan panggil aku ‘om’?” “Emang umur Om berapa?” “31 tahun.” “Udah tua itu sih.” celetukku tanpa dosa. Matanya melotot ke arahku. Aku menutup mulutku. “Eh, maaf deh. Kakak nggak tua kok. Umur aku 20 tahun, jadi cuma beda dikit lah ya sama umur Kakak.” jawabku cepat, takut buat manusia di depanku ini marah.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as mm n
Read
+Library
Miss C

Miss C

mengangguk pelan “pantas wajah Mbak Rachel tegang didalam bahkan Devina juga disana, memang ada apa?” Grace menceritakan garis besarnya yang langsung mendapatkan reaksi tidak jauh berbeda dengan Devina, salah nomer rekening adalah suatu hal yang sangat riskan dimana akan berdampak besar dan bisa jadi mengembalikan nominal sama saat masuk ke tempat lain. Yusuf hanya bisa menggelengkan kepala pelan setelah selesai marah, menatap ke meja Stefi yang tampak rapi dimana berbanding terbalik dengan mereka bertiga. “Mas Yusuf udah datang, ayo kita berangkat ke mall karena sudah ditunggu”
9.938.2K viewsCompletedAdded to Library 994 Times as mm n
Read
+Library
MANT(en)AN

MANT(en)AN

“Terserah mana aja mau lo, deh.” “Yakin, nih, terserah gue?” Aku bertanya untuk memastikan. “Y-ya ... tapi jangan di bagian sensitif gue.” Bagian sensitif? Ini maksudnya bagian sensitif di mana, ya? Nanti gue malah serba salah, lagi. “Emang bagian sensitif lo di mana?” “Ah, bego, deh!” Risna mendengkus kesal, lalu menjejakkan langkah cepat ke luar sekolah.
103.2K viewsOn holdAdded to Library 122 Times as mm n
Read
+Library
Mandul

Mandul

Rasanya wanita itu membutuhkan udara segar untuk mengatasi badmoodnya sedari pagi. "Wah wah siapa ini?" suara yang pernah mengisi hari-harinya kali ini terdengar sangat tidak enak. Riri menoleh. Seketika dia mendesah kesal. Hari yang buruk! Umpatnya dalam hati. "Kakak maduku ternyata pergi ke mall? Apa kau yakin memiliki uang?" ledek Nisa dengan bergelayut manja di lengan Ayus.
105.1K viewsOngoingAdded to Library 194 Times as mm n
Read
+Library
NINE

NINE

Siapa sebenarnya anak ini? Permainan pisau berhenti, ia memasukkannya ke dalam tas. "Oh maaf, aku belum memperkenalkan diri. Walaupun, yah ... aku yakin paman pasti sudah tahu. Namaku Nina, 10 tahun, kelas 3." Nina tersenyum semanis mungkin, senyum yang malah membuat pria itu semakin diselubungi rasa takut. Tidak wajar gadis kecil bisa tersenyum saat tubuhnya berceceran darah. Gadis berambut panjang itu memperhatikan pakaian sekolahnya, noda darah merembes dimana-mana, jelas tidak mungkin ia pulang dalam keadaan seperti ini. Bias-bisa ada orang yang melihat.
104.8K viewsCompletedAdded to Library 124 Times as mm n
Read
+Library
NODA

NODA

Ragu jika penghuni di dalamnya masih membisu dan membentangkan jarak denganku. Nizam masih terlihat begitu lelap di atas ranjang berukuran besar dengan kombinasi sprei warna abu-abu selaras dengan dinding dan tirai yang menjuntai disisi balkon. Sedangkan di balkon terlihat Megan sedang berdiri dengan ponsel yang menempel di telinga. Dia sedang bicara dengan entah siapa. Gelak tawa terdengar dari sana, menambah perih hati yang hanya didiamkan Bahakan tanpa percakapan. "Bisa, sekarang?"
9.9189.8K viewsCompletedAdded to Library 6.1K Times as mm n
Show Reviews (36)
Read
+Library
lilis lilis
keren habisss... singkat padat jelas tidak bertele tele. romantis, sedih dan happy ending. tbanyak pelajaran yg bisa dipetik dari kisah ini. terimakasih sudah menyuguhkan cerita yg alurnya seperti kehidupan nyata.
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Read All Reviews
Memory

Memory

kata Lenni pada perempuan yang bernama Garneta, sang nyonya rumah. Garneta memandangi diriku dari ujung kaki sampai rambut. "Berapa umurmu? Sudah menikah?" "34 tahun, saya janda." "Maaf, kamu tidak diterima," ucap Garneta. "Ini yang keempat kali kamu menolak setiap orang yang melamar pekerjaan." Gadis itu berkata sengit pada Garneta. "Ibu Hasna, Anda boleh bekerja mulai hari ini. Lenni, tolong beritahu apa saja yang harus dikerjakan. Seragam nanti menyusul."
108.1K viewsCompletedAdded to Library 323 Times as mm n
Read
+Library
MATE

MATE

Tubuhku segera menegang saat melihat sosok yang telah menerobos masuk ke dalam kamarku. “Senang bertemu denganmu, Luna.” Pria itu menunjukkan barisan giginya, tersenyum layaknya iblis yang siap melahap musuhnya. ***
109.5K viewsCompletedAdded to Library 209 Times as mm n
Read
+Library
MINE

MINE

ucap Ally membuat wajah Andre berubah kusut. "Udah dong, kalian makan udah habis 300 ribu ini." "Kan belum 500 ribu," balas Ana yang diangguki semangat oleh Ally. "Terserah deh, terserah! Makan aja sepuasnya."
1035.0K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as mm n
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status