Pembalasan Sang Dokter Jenius
Ia hanya bisa pasrah, mengikuti ke mana takdir dan Pak Sanusi akan membawanya.
Mobil mewah itu akhirnya berbelok, meninggalkan jalanan utama yang bising, dan memasuki sebuah kawasan perumahan elit yang begitu tenang dan asri, seolah berada di dunia yang berbeda. Gerbang-gerbang tinggi dan taman-taman yang terawat sempurna berjejer rapi. Mobil itu melambat dan berhenti di depan sebuah rumah yang paling besar di antara yang lain, sebuah bangunan modern tiga lantai yang kokoh, dikelilingi oleh pagar tinggi dan taman yang rimbun.