Perkara Mahar Satu Miliar
Esok hari dua buah mobil terparkir di halaman, dari bentuknya mobil itu seperti kepunyaan orang kaya, karena aku sudah hafal mana mobil kalangan biasa dan kalangan orang kaya.
"Mobilnya udah dateng, Yang."
Aku tak banyak bicara, gegas masuk ke dalam memberitahu bapak, hari ini semua keluargaku ikut mengantar pindahan ke rumah mertua.
"Ibu mau ikut lihat rumah mertuamu, pasti terletak di kampung pedalaman, rumahnya dari bambu dan reyot." Ibu dan Dara cekikikan.
"Eh, Dara, ngapain pakai sendal tinggi begitu, pakai sepatu biasa aja, Ibu yakin di sana pasti jalanan becek," tegur ibu yang sebenarnya hinaan untukku.
الفصول الرائجة