Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Gawat, Nyonya Minta Jatah!

Gawat, Nyonya Minta Jatah!

balas Ndower histeris sambil megangin ujung tangga yang goyang-goyang. "Pala lu dendam! Tolongin gua, bego! Pusing banget ini!" raung Momon makin kencang. "Tahan, Mon! Sebentar lagi lu terbang ke awan!" sahut Yanto malah nyengir. Momon yang makin histeris makin brutal meronta. Celana kainnya tersangkut simpul jaring baja. Coret!
1074.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai mom montok
Baca
+Pustaka
Dalam Dekapan Majikan Kejam

Dalam Dekapan Majikan Kejam

potong Ibu. Ini bukan lagi tentang permintaan. Namun, ini desakan, tuntutan yang mengharuskanku menanggung beban yang sebenarnya tidak kuminta. “Baiklah!” “Kak, gajian nanti beliin aku ponsel baru, ya! Yang ini sudah eror!” pinta Mitha. “Enak saja! Aku dulu, dong! Motorku sudah ketinggalan zaman. Jadi Kak Moza harus mentingin aku dulu!” timpal Mondi.
10408 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8 kali sebagai mom montok
Baca
+Pustaka
MADU, YANG DIBELI OLEH MERTUAKU

MADU, YANG DIBELI OLEH MERTUAKU

MADU, YANG DIBELI OLEH MERTUAKU Bab 12 Hamil "Huwek!" "Huwek!" "Kamu kenapa, Mel?" "Gak tahu, Mbak. Nyium bau nasi goreng malah mual banget. Huwek ... huwek."
5.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai mom montok
Baca
+Pustaka
Mantanku, Iparku

Mantanku, Iparku

Miko mengikuti arah pandang Sahara. "Ya ampun! Albi di situ ternyata,'' kata Miko. "Ini pasti ulahmu," kata Miko pada Sahara. " Belum sehari momong aja udah tinggal tidur, padahal anaknya ya gak tidur," kata Sahara. "Ya aku kan ngantuk, lagi pula lihat Mas Ronal dan bayinya tidur aku jadi ikutan ngantuk," bantah Miko. "Dasar Bapak-bapak kalau suruh momong ya gitu, ganti popok gak bisa, nyuapin ya belepotan tapi giliran gak disuruh tidur eh malah tidur," omel Sahara.
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai mom montok
Baca
+Pustaka
Dear Mantan

Dear Mantan

"Bersiaplah, mungkin kalian akan kembali bertengkar. Hanya karena wanita sialan itu!" "Ma," tegurnya. "Dia punya nama!" Sang Mama mengibaskan tangan, tanda tak peduli. "Siapapun itu namanya, yang jelas Mama nggak suka." "Terserah! Seberapa kerasnya Mama menolak, aku akan terus mengejar." Rei berlalu, dia pikir orangtuanya sudah bisa menerima. Nyatanya masih jauh dari harapan, mungkin Tuhan inginnya dia lebih berusaha lagi dan lagi.
1012.6K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 301 kali sebagai mom montok
Baca
+Pustaka
MADU HITAM

MADU HITAM

Alina hanya bisa tersenyum pahit, hatinya perih. Suatu sore, saat ia membantu Ibu Justin minum teh di taman belakang, ia mencoba mengutarakan perasaannya dengan hati-hati. "Ma, Alina tahu Mama sangat bahagia dengan kabar kehamilan Cindy. Tapi... apakah Mama tidak punya keraguan sedikit pun?" Ibu Justin menoleh, kerutan muncul di dahinya. "Keraguan apa, Nak? Justin sendiri yang mengumumkannya. Dan Cindy adalah gadis yang baik, ia akan menjadi ibu yang hebat."
787 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai mom montok
Baca
+Pustaka
Mama Muda Milik sang Konglomerat

Mama Muda Milik sang Konglomerat

“Iya, nanti Tigran kenalin sama mama.” “Kerja apa?” Tanya mama penasaran, beliau menyesap teh hangat. “Naomi itu entrepreneur, dia punya butik tas di Kemang. Mama tau kan Zalori, butik tas yang ada di Kemang.” Mama mencoba mengingat, ia merasa pernah beberapa ke butik tersebut. Katanya pemilik butik tas itu adalah seorang single parent. Setiap pergi ke butik itu, ia tidak pernah bertemu dengan si pemilik butik, ia tidak menyangka bahwa putranya menjalin hubungan dengan wanita itu.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai mom montok
Baca
+Pustaka
Mama Muda

Mama Muda

"Mama? Ngapain ke mari?" ***
1023.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 528 kali sebagai mom montok
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status