Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
ONE MORE TIME!

ONE MORE TIME!

### Teaser One More Time #4-Korban Bencana Patah Hati (2) “Lompat aja, gih.” Suara mengejek dan terkesan datar itu menginterupsi jalan pikiran Fian. Dia menoleh cepat dan menemukan sosok Eriska di sampingnya. Gadis itu menaruh kedua tangannya di atas pembatas atap gedung dan menatap hamparan langit di depannya. Dibiarkannya rambut panjangnya dimainkan oleh angin yang berhembus lumayan kencang. Langit nampak mulai mendung. Mungkin, sebentar lagi hujan akan turun.
6.6K viewsOngoingAdded to Library 172 Times as more and more and more and more
Read
+Library
Once Again

Once Again

Membuat Cla tidak dapat melanjutkan ucapannya lagi. “Jika kamu terlalu banyak bicara, akan ku pastikan kamu akan mendapat banyak masalah. Jadi jangan sampai apa yang sudah kamu dengar di telepon tadi sampai menyebar ke orang lain. Ingat itu.” ucap Al dengan tegas, lalu pergi dan melap tangannya dengan menggunakan celana yang dipakainya, seolah jijik karena telah meletakkan tangannya di bibir Cla. ***
2.7K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as more and more and more and more
Read
+Library
Cinta Dan Kematian

Cinta Dan Kematian

[One step closer] [I have died every day waiting for you] [Darling, don't be afraid] [I have loved you for a thousand years] [I'll love you for a thousand more] ***
104.8K viewsOngoingAdded to Library 149 Times as more and more and more and more
Read
+Library
The endlessly

The endlessly

Kenzo terus menggerutu. Mirai memegangi bagian bawah bajunya karena gugup mendapatkan teguran dari Kenzo . Dia tidak berani menatap kedalaman mata Kenzo yang gelap. "Aku sangat bosan terus berada di tempat tidur. Dan juga, bibi Pan datang untuk membantu kita, selama aku bisa mengerjakannya aku akan mengerjakannya. aku tidak ingin merepotkan bibi Pan ."
1.9K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as more and more and more and more
Read
+Library
Kultivator Inti Semesta

Kultivator Inti Semesta

BUZZ BUZZ BUZZ BUZZ BUZZ! Getaran kali ini lebih berat, karena jumlah dan lapisan yang terlibat jauh lebih banyak.
9222.0K viewsOngoingAdded to Library 7.1K Times as more and more and more and more
Show Reviews (106)
Read
+Library
Seutou kisaki
izin promosi novel judul : terkuat dari yang terkuat sinopsis: Dalam dunia sihir yang dibagi oleh kasta dan penindasan, Lennos, seorang cucu dewa terkuat, terpaksa melarikan diri setelah dituduh membunuh seorang pangeran ambisius. Menghadapi pengkhianatan dan kehilangan semuanya. genre - fantasi
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Read All Reviews
ARE YOU DONE, MY DEAR?

ARE YOU DONE, MY DEAR?

Jadi tidak tahu malunya tidak akan terlihat Daichi memasukan kembali black card ke saku dan memegang tangan Kenzi begitu mendengar bel masuk berdering. "Kami masuk kelas dulu." Kenzi melambaikan tangan ke Adelio. "Dadah daddy." Adelio berdiri dan membalas lambaian Kenzi. "Jangan tahan jajan ya, beli yang banyak!" Dahi Kenzi berkerut tidak mengerti lalu mengangguk kecil meskipun tidak paham apa yang diteriakkan daddynya.
634.3K viewsCompletedAdded to Library 925 Times as more and more and more and more
Read
+Library
PREV
1234567

Frequently Asked Questions

Ada sesuatu yang magis tentang frasa 'I love you more and more everyday'—ia tidak sekadar mengekspresikan cinta, tetapi juga pertumbuhan perasaan itu sendiri. Sebagai seseorang yang sering terjebak dalam diskusi tentang makna lirik atau dialog, aku melihat ini sebagai pengakuan akan cinta yang dinamis. Banyak orang mungkin mencari artinya karena ingin memahami apakah ini sekadar hiperbola atau janji nyata. Dalam novel 'The Notebook', misalnya, cinta yang bertumbuh setiap hari adalah tema sentral. Frasa ini menggambarkan komitmen yang aktif, bukan pasif.

Di sisi lain, pencarian ini juga bisa berasal dari kerinduan akan kepastian. Di era di mana hubungan seringkali terasa transaksional, ungkapan seperti ini menjadi semacam mantra penenang. Aku sendiri pernah menggunakannya dalam surat untuk seseorang, dan reaksinya membuatku sadar—kita semua ingin diperlakukan sebagai sesuatu yang bernilai meningkat, bukan berkurang.

SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status