Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kupinang Mantan Istriku

Kupinang Mantan Istriku

Namun Ammar tetap bahagia, nikmat yang dulu sempat terlewatkan begitu saja, kini bisa ia rasakan. Kini ia tahu betapa hebat perjuangan seorang ibu. Mulai dari masa kehamilan, melahirkan dengan pertaruhan nyawa, lebih-lebih Ayudia sudah pernah melakukan operasi, sangat berisiko baginya. Hingga jabang bayi sudah di depan matapun, sosok ibu tetap dihidangkan dengan perjuangan. Merawat bayinya yang kadang bermode kelelawar, siang tidur dan malam maunya hanya menyusu. Belum lagi mengganti popok yang bisa sampai belasan kali dalam sehari. Luar biasa nikmat. "Am ... Adam kecil kenapa nangis?" Seru Umi dari balik pintu.
1044.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai motherhood
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
Ziza Ziz S
asikk cerita nya.. permulaan nya bikin kesel ama watak umi + abi + pameran utama..masing² selfish kasihan ayudia.. byk pengajaran yg bisa jd dukungan dlm cerita ini... sesungguhnya Allah SWT tidak akan membebankan hambanya sesuai dengan kudratnya sendiri....
Ainun Putri
sudah ada beberapa novel kubaca, alur ceritanya sama. hanya saja, para author nya mengemas kisahnya dengan alur sedikit berbeda-beda. Di mana suami istri berpisah dan si istri nikah lagi kemudian suami keduanya meninggal lalu kembali rujuk dengan suami pertama. menurutku ceritanya bagus.
Baca Semua Ulasan
Dalam Rengkuhan Tuan Mafia

Dalam Rengkuhan Tuan Mafia

Sempat ia tak menerima kehadiran bayinya, tapi jika ia pikirkan kembali, dengan adanya bayi keturunan Greyson, Liv merasa posisinya sebagai Nyonya Greyson pasti akan kuat, dengan demikian tak ada lagi yang akan meremehkannya. Dan dengan anak mereka pula, keluarga kecil mereka akan terasa jauh lebih indah, jauh lebih ramai. "Ternyata tidak mudah menjadi ibu," monolognya setelah membaca beberapa lembar materi di buku tersebut. "Bayi. Umm...." Dia menimang, ingin berdialog dengan mengklaim bahwa ia adalah seorang Mama, tetapi lidahnya terasa kaku. "Umm Bayi, apa Bayi merasa senang di sana?" Rasanya aneh, tapi tak ayal dia merasa senang.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai motherhood
Baca
+Pustaka
ISTRIKU TERNYATA KONTEN KREATOR TERKENAL

ISTRIKU TERNYATA KONTEN KREATOR TERKENAL

Menyimpan Rp 3 juta sebagai modal cadangan setelah melahirkan. Ia memandang perutnya yang semakin besar. Lalu berbisik lembut pada bayinya. "Nak, sabar ya … Mama janji, kita akan keluar dari rumah ini. Kita akan punya tempat tinggal sendiri di mana Mama nggak akan dimarahi setiap hari. Mama janji untuk itu."
1013.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 510 kali sebagai motherhood
Baca
+Pustaka
Menikah Atau Disewa?

Menikah Atau Disewa?

"Ribet dan capek amat kayaknya." "Dela ... Dela, belum apa-apa kamu udah ngeluh begitu." Mamanya menggeleng lelah, "hamil, melahirkan, dan merawat seorang anak itu memang melelahkan. Makanya, akan dilaknat jika ada anak yang durhaka sama ibunya." "Iya, iya, Ma." Dela manggut-manggut mendengar penjelasan dari sang mama. "Berarti mulai malam ini, aku harus tidur bareng Abrina dong?"
1017.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 392 kali sebagai motherhood
Baca
+Pustaka
Jodoh Dari Anakku

Jodoh Dari Anakku

Dan yang utama, memiliki anak adalah impian dan anugerah terindah untuknya. "Memang itu kodratnya perempuan! Nggak usah cengeng." Enggar mendengus. "Menjadi ibu rumah tangga itu bukan kodrat, tapi pilihan. Kodrat wanita itu cuma empat. Haid, hamil, melahirkan dan menyusui. Harusnya Mas lebih paham." Sahut Maryam. Air matanya sudah kering. Menghadapi manusia keras kepala, egois dan tak tahu diri seperti Enggar memang menuntut kewarasan yang sempurna. Atau kadang malah sebaliknya, mengikuti kegilaannya yang sempurna.
4.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai motherhood
Baca
+Pustaka
MENANTU PILIHAN MAMA

MENANTU PILIHAN MAMA

kata Gita “Tolong jangan menolak perjodohan ini, ya! Mama tahu ini semua terasa berat, tapi kami mohon jangan menolaknya.” Melody tidak bisa berbuat apa-apa selain memenuhi permintaan kedua orang tuanya, sekalipun ia harus menerima resiko setelah menikah nanti. Melody mengangguk pelan sembari tersenyum tipis. Ia tidak punya pilihan selain menerima perjodohan itu.
933 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai motherhood
Baca
+Pustaka
Jodoh di Tangan Mama

Jodoh di Tangan Mama

Sang mama kesayangan tidak sedingin yang orang-orang sangka. “Gimana ya, Bang…. Mungkin sekarang kamu belum ngerti, tapi kami sebagai orangtua tuh emang bawaannya pengen kasih semuanya dan yang terbaik untuk anak-anak kami,” jelas Padma, senyum tak luntur dari wajah cantiknya yang mulai tampak kerutan, di usianya yang tak lagi muda.
5.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai motherhood
Baca
+Pustaka
Menjadi Ibu Susu

Menjadi Ibu Susu

Bahkan dadanya berdebar sangat kencang. Ros menoleh pada Bik Momo yang sedang menggendong Melati, Bik Momo menangis begitu juga Melati ikut merengek. Sambil tangannya ingin menarik rambut yang dikuncir, tanda minta digendong oleh Ros. Ros meneteskan air mata. "Melati sayang, baik-baik sama Papa dan Bibik ya, sebentar lagi Melati punya mama jadi Melati ga perlu sedih lagi karena Bude mama tinggal yaak," isak Ros mencium Melati.
9.834.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai motherhood
Baca
+Pustaka
Perfect Mommy

Perfect Mommy

Pastinya anaknya takut jika mama dan papanya marah. “Kamu harus kuat. Jangan tinggalkan dia sendiri.” Mommy Shea menatap temannya. Dia tahu bagaimana rasanya dulu sendirian. Tak ada tumpuan untuknya bersandar. Apalagi saat hamil. Mama Chika menatap Mommy Shea. Anaknya jauh lebih beruntung karena memiliki keluarga, sedangkan temannya dulu tidak. Dia pun berusaha untuk kuat. Demi anaknya.
9.872.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai motherhood
Baca
+Pustaka
Pembalasan Seorang Ibu

Pembalasan Seorang Ibu

Setelah itu, mereka berdua melakukan perjalanan ke luar negeri. Mereka tidak menyangka saat kembali, mereka sudah tidak bisa melihat cucu kesayangan mereka. Setiap kali ibuku memikirkan Nea, hatinya sangat sakit, dia mengernyit dengan kuat dan menghardik, "Kamu masih berani untuk pulang! Kasihan sekali Nea! Kenapa kamu begitu tega dengan putri kandungmu sendiri!" Ayahku biasanya tidak banyak bicara, tetapi sungguh menakutkan saat dia marah. Dia langsung menendang perut Haris.
6.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 206 kali sebagai motherhood
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status