Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cinta Satu Malam

Cinta Satu Malam

tempat singgal dan sosial budaya apalagi semua berpengaruh satu sama lain. "Misalnya begini jaman mama muda dulu teknologi belum berkembang pesar, jaman sekarang teknologi sudah berkembang pesat, semuanya serba digital, beli makan saja tidak perlu antre panas atau hujan, tinggal klik di ponsel semua beres lalu diantar ke rumah," jawab Bima. "Itu perbedaan jaman, bukan perbedaan wanita jaman sekarang dan dulu," sahut Sabian.
9.7489.7K viewsCompletedAdded to Library 14.7K Times as muda mudi di ini zaman
Read
+Library
Dulu Aku Bodoh, Sekarang Tidak Lagi

Dulu Aku Bodoh, Sekarang Tidak Lagi

“Sayang, jangan sedih. Kita pasti bisa punya anak sendiri nanti.” Pelukannya tetap hangat seperti biasanya, tapi entah kenapa, aku sama sekali tidak merasa tenang. Isi chat itu masih terngiang-ngiang di kepalaku, kalimat demi kalimat membekas di hati. Setiap akhir pekan dia nggak pulang untuk makan malam, katanya ada urusan kerja. Tapi isi chat itu tertulis jelas, dia pergi menemani wanita itu dan anak mereka.
5.7K viewsCompletedAdded to Library 136 Times as muda mudi di ini zaman
Read
+Library
Rumah Tengah Hutan

Rumah Tengah Hutan

Betapa pentingnya satu layangan putus, yang lalu kita mengejarnya. Sekarang aku sadar, masa itu hanya sebuah kenangan. Dia tidak akan kembali menemuiku. Dia, akan sibuk dengan urusannya sendiri. Dia, tidak akan kembali pada kita sampai dunia ini berakhir. Demikian juga dengan hari ini. Kita yang masih sehat, bisa tertawa dengan ria nada. Besok atau lusa, kesehatan akan meninggalkan kita. Lalu bagaimana? Mari kita gunakan waktu sekarang ini sebaik mungkin. Karena, waktu sekarang hanya akan datang sekali seperti masa ketika kita berusia sepuluh tahun. Dia tidak akan melihat kembali pada kita, apalagi menghampiri. Gunakan waktu sekarang dengan usaha dan kemauan kuat. Jadikanlah negeri ini, bang
8.99.9K viewsCompletedAdded to Library 375 Times as muda mudi di ini zaman
Read
+Library
TUAN MUDA YANG HILANG INGATAN

TUAN MUDA YANG HILANG INGATAN

tanya Jerri yang tidak ahbis pikir denagn anak muda itu. "Tuan Jerri, apa kamu tidak pernah muda. Tidak bertemu sedetik saja rasanya sudah merindukan bagaiakn tidak bertemu sepanjang tahun," ucap Meli. Jerri menggelengkan kepalanya. Anak muda jaman sekarang tidak seperti jaman dulu yang masih malu-malu jika bertemu dengan kekasih. Tapi Meli setiap hari berkencan memangnya meerka melakukan apa saja saat bertemu.
9.245.7K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as muda mudi di ini zaman
Read
+Library
Ikatan Tak Dirindu

Ikatan Tak Dirindu

Dulu sebelum merasakan posisi sulit seperti saat ini, dia senang-senang saja, berusaha menjadi pendengar yang baik dan tak pernah memotong ucapan ayah dan ibunya. “Ma, Pa… buat Mama dan Papa saat itu mungkin mudah. Perjodohan saat itu bukannya lumrah. Tapi untuk saat ini, mohon kalian bijaklah dalam memutuskan. Zaman dan situasinya beda. Mama dan Papa mungkin paham, sekarang bukan lagi zaman Siti Nurbaya,” ungkap Benua dengan nada yang cukup tinggi dan penuh penekanan, terutama di kalimat yang terakhir.
109.7K viewsOngoingAdded to Library 262 Times as muda mudi di ini zaman
Read
+Library
BUKAN MENANTU BODOH

BUKAN MENANTU BODOH

#BUKAN_MENANTU_BODOH SEASON 2 #1 Kehidupan ini terkadang seperti air yang mengalir, mungkin ia akan berada di sungai berbatu atau pun di lautan lepas. Akan tetapi, kehidupan tetaplah sebuah waktu yang tak akan pernah terulang lagi. Semua yang telah berlalu, biarlah tetap berada disana dan tenang tanpa mengusik sebuah masa depan.
9.5233.9K viewsOngoingAdded to Library 5.6K Times as muda mudi di ini zaman
Read
+Library
Waktu Adalah Obat Terbaik

Waktu Adalah Obat Terbaik

Sayangnya, di dunia ini tidak ada kata "seandainya" - TAMAT -
8.4K viewsCompletedAdded to Library 329 Times as muda mudi di ini zaman
Read
+Library
Pernikahan Tak Seindah Status di Media Sosial

Pernikahan Tak Seindah Status di Media Sosial

"Bu, ini bukan zaman purbakala lagi, sekarang semua anak SD sudah memiliki HP. Kalau tidak memilikinya, mereka bisa dikucilkan di sekolah, tidak ada temannya. Dianggap kolot, tidak gaul." Ibu akan membantah, namun Cahya kembali memberikan argumen-argumen yang tidak bisa disanggah ibu. Ibu menyerah. "Zaman benar-benar sudah berubah. Zaman Ibu dulu sangaat menyenangkan, tidak ada yang tinggal di dalam rumah seharian. Kita bermain di sawah, di ladang...." Cerita ibu terus berlanjut hingga Mentari dan Cahya terkantuk-kantuk. Bukan sekali atau dua kali mereka mendengarkan cerita itu, tapi mereka tidak mau menyela ibu.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as muda mudi di ini zaman
Read
+Library
KAU MENDUA AKU PUN SAMA

KAU MENDUA AKU PUN SAMA

“Ra, aku minta maaf karena belum bisa menepati janji. Tapi keadaan yang membuatku seperti ini. Medina sedang berada di fase ngidam yang buruk. Saking buruknya, setiap hari—“ “Berhenti, Mas!“ Aku mengangkat tangan. “Kamu pikir aku akan percaya? Tidak! Kamu beralasan konyol seperti itu, sedangkan satu jam lalu saja kalian masih bisa tertawa-tawa makan di restoran,“ lanjutku sinis. Dia langsung memalingkan wajah.
9.971.7K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as muda mudi di ini zaman
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status