Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aku Seorang Jenius Super

Aku Seorang Jenius Super

Selama ia punya makanan dan waktu untuk membaca manga seperti Naruto atau Dragon Ball, ia tidak pernah menyebabkan masalah bagi siapa pun. "Kami baru saja mulai. Aku berencana untuk memanggil setelah ronde kedua," kata Yun Wuji, tidak terpengaruh oleh tuduhannya. Ia tertawa ringan dan menambahkan, "Kemarilah." "Aku tidak akan membiarkan ini berlalu kali ini, kecuali kamu membuat otakku orgasme~" Kemarahannya memudar saat ia melayang ke arahnya, menciumnya setelah deklarasinya.
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai muka konyol naruto
Baca
+Pustaka
Sang Pewaris

Sang Pewaris

Wira muncul kembali hanya setengah langkah tepat ketika lawannya baru menjejak tanah kembali. Si Ninja terkejut dan mati langkah, percaturan asimetrik yang digelarnya kandas. “Omae wa mou shindeiru!” Wira menggertak. Murakumo yang tersarung rapat di pinggang kiri selanjutnya meledak layaknya petir yang melejit dari serangkanya dalam satu ayunan, bersamanya memuntahkan sekilat cahaya disertai denging yang nyaring.
9.936.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai muka konyol naruto
Baca
+Pustaka
Dipole

Dipole

Naoto datang ke konbini dengan tekad kuat, tetapi ketika maniknya berpandangan dengan manik arang milik Himeko yang tengah menjaga microwave—semuanya hilang begitu saja. Pemuda itu memang suka latte, tetapi dengan oden—jelas bakal dipandang aneh. Belum lagi dirinya yang sempat berkata tak masuk akal. Hanya saja Naoto benar-benar tidak dapat menjaga lisannya ketika wajah pura-pura tidak tahu menahu Himeko lontarkan—tetapi berkebalikan dengan manik arang yang terlihat jelas terluka.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai muka konyol naruto
Baca
+Pustaka
MADU YANG BERACUN

MADU YANG BERACUN

Embun yang dapat membaca gerakan Jasmine segera menepis benda pipih itu hingga terpental cukup jauh, tidak peduli apakah ponsel itu pecah atau rusak. Jasmine panik dan semakin ketakutan, Embun belum juga melepaskan tangan dari rambutnya, padahal rasanya dia mau pingsan. "Gila! Si mandul ini sudah seperti monster saja," batin Jasmine sambil memejamkan mata menahan perih dan panas di kulit kepala. "Argh!" Jasmine meringis karena tiba-tiba perutnya terasa keram. Embun langsung melepaskan tangannya.
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 159 kali sebagai muka konyol naruto
Baca
+Pustaka
Jenderal Naga

Jenderal Naga

Energi itu sudah tidak cukup untuk mengaktifkan tulang naga. Moko memasang raut wajah bengis. Dia tiba-tiba bergerak dan menyerang Chandra. Sebuah pukulan mendarat di tubuh Chandra. Tubuh Chandra langsung terhempas dan jatuh dengan keras ke tanah. “Aku menang,” kata Moko dengan senyum puas di wajahnya. “Aku menang.”
9.11.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50.4K kali sebagai muka konyol naruto
Tampilkan Ulasan (252)
Baca
+Pustaka
Kaisar Dewa
Hai, semua. Bila kalian berkenan silahkan baca buku saya. Judulnya “Sang Menantu Terkuat”. Nama pena Kaisar Dewa. Bercerai tentang seorang menantu laki-laki mantan dewa perang yang diselingkuhi dan diceraikan oleh istrinya.  Terimakasih banyak ...️ ...️ ...️ 
Jack
coba yg baca nya udah jauh minta bocoran sebelum sy terlanjur kecewa di tengah2,soalnya jengkeli sm cerita yg isi ny berulang2 (penghinaan), seperti yg berjudul MENANTU PAHLAWAN NEGARA yg tidak saya lanjut baca karena jengkel.padahal baca nya selalu nunggu update saking jauh nya cerita yg dibaca
Baca Semua Ulasan
Rahasia Nara

Rahasia Nara

Selang 5 detik, pamanku satu-satunya itu membalas chat dengan stiker emoji penuh lambang cinta. Drrrt. Drrrt. Gawai bergetar saat kugenggam di tangan kanan. Kemudian panggilan video masuk setelah aku mendapatkan balasan. Dan di jendela aplikasi, timbul sosok kak Banu dengan latar belakang sebuah poster salah satu karakter anime Jepang yang terkenal seantero penjuru planet bumi. “Hai, Nara! Senang mendengar kabar tentang novelmu itu. Untunglah Erina memaksamu habis-habisan untuk mengirimkan naskah ke penerbit.”
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai muka konyol naruto
Baca
+Pustaka
Atasanku Menggodaku

Atasanku Menggodaku

Ben mengembalikan alat remote kecil yang hampir membuatku gila; aku benci sekaligus suka. "Itu bukan punyaku!" Aku menyangkal sambil merasa bersalah. "Benar bukan punyamu?" Kali ini Ben menekan tombol dari level 1 sampai 5 satu per satu. Motor kecil di dalam saku jasku langsung bergemuruh dengan penuh semangat. Kantung bajuku jadi tampak bergerak-gerak. Memalukan sekali! Dengan santai, Ben meletakkan remote itu kembali ke sakuku. "Bu Luna, boleh bersenang-senang, tapi lihat-lihat tempat juga, ya?"
18.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 557 kali sebagai muka konyol naruto
Baca
+Pustaka
Mate

Mate

Intan Pitalokamatchederesaneel
Cokelat makin pahit rasanya menjadi begitu unik di lidah. Aku memasang wajah tak tahu malu, mengambil lagi tester yang aku sukai. Mbak penjaga cokelatnya melemparkan senyum ke arahku. Mungkin di dalam hati mbaknya udah mengutuki tingkahku yang celamitan nggak tahu malu. “Kenapa suka coklat yang kadar kakaonya 86%? Bukannya pahit ya?” tanya Mas Wira tiba-tiba.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai muka konyol naruto
Baca
+Pustaka
Milky Legends

Milky Legends

Nina hanya tertidur dengan tubuh yang penuh dengan perban. “Sial, Aku menggunakan bunshin saat wormhole. Efek mabuk kendaraanku menjadi lebih kuat.” Pikir Nijiro. Kesadarannya perlahan mulai menghiland dan Akhirnya terkapar dilantai (XD). “Master bertahanlah.” Ucap Clori yang berusaha mengangkat tubuh Nijiro. “Kepalaku kok banyak bintangnya?” Shuu. “Aku juga.” Sirius
9.810.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 381 kali sebagai muka konyol naruto
Baca
+Pustaka
The Beauty & The Monster

The Beauty & The Monster

Yooshin ikut menatap ke arah yang tiba-tiba ditatap oleh Nara tanpa alasan. “Tidak ada.” Nara tersenyum tipis. Ia memegang luka di wajahnya yang sudah mengering. Luka bekas sayatan kuku Moa itu masih terasa cukup perih. Ia lalu menatap Yooshin yang tengah merapikan peralatan memanahnya. “Yooshin,” panggil Nara. “Hm?” Pemuda itu menghentikan aktivitasnya sejenak dan mendongak.
108.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215 kali sebagai muka konyol naruto
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status