Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
D E K A P

D E K A P

Riski, Rara ingin memeriksakan dirinya. Rara : Pagi dok, apakah dokter sibuk hari ini? Dr. Riski : Pagi juga dok, ga sibuk kok. Ada apa ya dok? Rara : Gini dok, saya merasa ada yang aneh di tubuh saya. Saya juga dua kali mimisan, padahal sedari kecil saya bukan orang yang mudah untuk mimisan. Jadi apa saya bisa minta tolong Dr.Riski untuk memeriksa saya?
107.2K viewsCompletedAdded to Library 144 Times as dimple
Read
+Library
Difficult

Difficult

Tidak tahu berapa lama dirinya menutup mata, sampai tepukan pelan di lengan membuatnya membuka mata. “Rapikan penampilanmu.” Jimmy berkata datar dan memberikan kaca kecil. Leo mengangkat alisnya melihat kaca itu, “kamu terlalu suka dengan hal-hal kecil.” “Sebagai dokter harus tetap menjaga penampilan, nggak mungkin menghadapi pasien dengan wajah lelah, meskipun operasi berjam-jam tetap saja harus tetap tampil baik.” Jimmy menjelaskan yang membuat Leo memutar bola matanya malas.
6.7K viewsCompletedAdded to Library 166 Times as dimple
Read
+Library
DAISY

DAISY

Arthur yang menaruh jas dokternya di samping meja rias, menoleh. "Ini," tunjuk Daisy pada perutnya. "Itu cantik," jawab Arthur. Daisy menghela napas. "Kenapa bisa begitu? Bukankah ini jelek, perutku tidak mulus lagi." "Banyak wanita hamil mengalami stretch mark. Semua pasienku mengatakan jika suaminya sering bilang mereka lebih cantik dan seksi." Daisy mengedikkan bahu. "Lalu, aku seksi atau tidak?"
105.8K viewsOngoingAdded to Library 128 Times as dimple
Read
+Library
Dewa

Dewa

sanggah Intan, nama gadis itu. "Saya bukan orang kaya, kalau saya kaya... saya tak akan berada di sini!" kata Dewa coba meyakinkan lagi. "Lihatlah, saya ke sini hanya memakai sepeda tua, baju saya juga tak berkelas. Hanya rapi dan bersih," lanjutnya. "Tapi kau membawa kamera digital! Tampangmu juga bersih rupawan, pasti kau juga memiliki hape. Tentunya kau orang kaya," sambung pemuda lain yang berdiri di sebelah Intan.
9.97.6K viewsCompletedAdded to Library 221 Times as dimple
Read
+Library
Dilema Cinta

Dilema Cinta

Ucap Dewi agak grogi "Ok, makasih cantik" kata Dika, dan perkataan Dika tersebut membikin wajah bulat Dewi memerah sehingga mirip seperti buah apel yang telah masak dan perkataan Dika juga membiat detak jantung Dewi berhenti. Dewi cepat-cepat berlalu dari hadapan Dika. Dia tak kuasa akan tingkah groginya. Saat melewati bangku Rendra, Dewi pun berhenti.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as dimple
Read
+Library
Dendam Untuk Si Gendut!

Dendam Untuk Si Gendut!

Tapi meskipun begitu Elin tidak ada sedikit pun menyimpan rasa dongkol dihatinya. Elin hanya berpikir "setiap orang pasti memiliki sifat yang berbeda-beda. Ada yang kelihatan ramah, tapi didalam hatinya ada rasa iri dengki. dan ada juga yang kelihatan cuek, judes, tidak ramah namun bila kita dekat dengan nya, ternyata dia orang yang humble". Jadi dia berpikir mbak Fani ada didalam opsi kedua. Elin tidak mau asal nge-judge orang, justru dia ingin lebih dekat dengan mbak Fani, siapa tau dia bisa menambah circle pertemanan nya.
9.14.9K viewsOngoingAdded to Library 182 Times as dimple
Read
+Library
Dendam & Obsesi

Dendam & Obsesi

Di tengah gelapnya malam, di antara lampu yang berkelap-kelip, di salah satu ruangan VIP sebuah bar ternama yang hanya didatangi oleh para elit, seorang pria berdiri menghadap jendela kaca. Pria itu termasuk tinggi, posturnya tegap, bahkan hanya dengan kemeja sederhana yang membungkus tubuhnya, tidak menutupi apa yang ada di balik kemeja itu. Salah satu tangannya memegang gelas berisi cairan merah pekat, sedangkan tangan yang lain terlihat nyaman di dalam saku celana hitam yang ia gunakan.
10902 viewsOngoingAdded to Library 29 Times as dimple
Read
+Library
DERSIK

DERSIK

Melihat itu dengan cepat Fia melangkah mundur dan menatap ke arah sosok tadi dengan terkejut bercampur jijik. Sosok tadi yang awalnya berwajah datar dengan mulut tertekuk ke bawah sedikit, tiba-tiba menjadi tersenyum lebar sampai-sampai bibirnya benar-benar tertari hingga di bawah mata, gigi yang tajam menambah kesan seram tersendiri. Dengan raut wajah tak percaya Fia menatap ke arah sosok tadi dan untuk beberapa detik Fia diam di tempat dengan sorot mata menuju ke arah sosok tadi.
109.9K viewsCompletedAdded to Library 355 Times as dimple
Read
+Library
DENDAM

DENDAM

tegasku, memberi pengertian pada Alia. "Maaf." Alia menunduk, namun tangannya terlihat mengepal genggam. Membuatku hanya bisa menarik napas berat. 😍Terimakasih😍 Subscribe, like dan komentarnya dong!😍 #kbm_cerbung Next kilat cus cus cus..... Kado Terakhir Istriku Part6 "Ibu, bibirnya miring dan tangannya sedikit bengkok, seperti orang yang terserang stroke, Pak."
1024.7K viewsCompletedAdded to Library 890 Times as dimple
Read
+Library
Dilema

Dilema

Walau Dicky mendapatkan sebuah omelan dari Vina karena menghubunginya sepagi itu. "Ya maap, kan gue kangen ama lu," canda Dicky. "Hillih najis, kenapa?" tanya Vina ketus. "Galak amat lu Vin, yang lembut donk nanyanya," "Iya-iya Dicky sepupu gue yang bawel dan tidak ada akhlaknya, ada apa?" tanya Vina lembut namun di dalam hatinya dia sangat kesal dengan sepupunya itu.
106.6K viewsOngoingAdded to Library 145 Times as dimple
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status