Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MENANTI KEPASTIAN

MENANTI KEPASTIAN

19 tahun), alamat rumah, kode pos rumah, nomor rekening, kode swift bank, nomor kartu identitas penduduk, judul novel dan tanda tangan. Tanda tangannya pun canggih, lewat aplikasi hollosign yang dikirim kak editor lewat email. Tinggal klik kotak biru, muncul gambar pulpen dan jari telunjuk Dini mulai digerakan, untuk menandatangani kontrak tersebut. Kontrak ini paling lama sekitar lima tahun. Tapi, kalau dalam waktu lima bulan, buku kita sudah tamat, tidak masalah. Dan kalau ingin menulis novel baru dengan judul yang baru. Maka wajib, pengajuan kontrak ulang. Pikir Dini, awalnya ingin mencoba menamatkan novel nya dalam waktu lima bulan saja, tapi di pikir-pikir sayang juga. Dini kan sudah ne
104.6K viewsCompletedAdded to Library 166 Times as mutable signs
Read
+Library
Mate

Mate

Intan Pitalokamatchederesaneel
Aku menautkan kedua alisku bingung. “Heh! Bayar dulu woi!” teriak Alfa. “Kan mini market ini punya kamu. Jadi gratis, nggak perlu bayar. Dah!!!” sahut Hafiz santai tanpa dosa. “Hah?” “Iya. Coba baca aja di depan. Tulisannya kan ‘ALFAMART’, berarti punya kamu kan?” ujar Hafiz makin ngaco. Aku tertawa geli mendengar ujaran Hafiz yang rada gila.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as mutable signs
Read
+Library
TRUST

TRUST

Kehadiranmu akan sangat berarti untukku Aku sudah memesankan sebuah gaun untukmu. Jadi, jika kau berkenan hubungi aku. Aku akan menyiapkan semua yang kau butuhkan XOXO, Celine Caroline terkejut sekaligus bingung. Terkejut karena untuk pertama kalinya kakaknya itu mengirim pesan sepanjang ini. Serta bingung haruskah dia menerima tawaran itu atau menolak. Rasanya sangat sayang untuk menolak makan-makan gratis. Tapi dia tak mau menjadi bahan ejekan atau dibanding-bandingkan dengan kakaknya, mengingat keluarga besar pasti datang.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as mutable signs
Read
+Library
MAWAR

MAWAR

Lanjut Joan. Yang Joan maksud adalah para pekerja kontruksi yang sedari tadi menyaksikan kejadian dari dalam bangunan kontruksi hotel. Para pengawal mengangguk serempak, lalu mereka bubar untuk menjalankan tugas. Joan merasa tidak berguna sekarang, bagaiaman mungkin dia begitu bodoh tidak memprediksi kejadian ini. "Siapa kalian?" Margareth melangkah mundur, wajahnya memucat melihat segerombolan pria memasuki mansion dengan penutup di wajah mereka.
106.0K viewsOngoingAdded to Library 150 Times as mutable signs
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status