King of Trouble
“Baik, tuan.”
Karena pesta itu di mulai malam hari, Martin membawa Hazel datang ke mansion tepat seperti sasaran Edward. Tak butuh waktu lama, suara ketukan pelan terdengar kembali di pintu ruang kerja Edward. Martin masuk lebih dulu, membukakan jalan untuk seorang wanita tinggi dengan langkah anggun. Rambut cokelat gelapnya disanggul rapi, bibir merahnya membentuk senyum tipis penuh percaya diri. Gaun hitamnya sederhana namun berkelas, menegaskan statusnya bukan sekadar desainer biasa—Hazel Moretti adalah ikon fashion Boston, pemilik butik eksklusif yang hanya melayani kalangan tertentu.
Edward menatapnya sekilas dari balik kepulan asap rokok.
Hot Chapters