Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Viona

Viona

Begadang karena menangisi nasibnya. "Oh, kamu pasti semalem gak bisa tidur karena ada petir ya? Sama aku juga———" "Gak, gue bukan lo yang takut petir. Gue semalem begadang karena nonton drakor." "Drakor?" beo Keyla, ia berhenti tampak memikirkan ucapan Vio barusan. Vio mendengus, mengabaikan Keyla dan berjalan meninggalkannya.
1069.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai nacht
Tampilkan Ulasan (20)
Baca
+Pustaka
Sari Yanti
terima kasih sdh buat cerita nya bgs ga bertele2 ,, tp sayang cerita nya ada yg di gantung,, itu knp tiba2 Dimas pergi ke luar negeri tanpa alasan,, dan apa yg di katakan om Anton sm keluarga nya Levin kok tiba2 berubah JD baik,,, bikin penasaran ...,, klu bisa bikin lanjutan nya dong ...,,,
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
NIGHTALE

NIGHTALE

Nanny yang melihat itu hanya tersenyum. "Nanny, flowerblast mengatakan padaku jika para makhluk akan berburu hingga purnama usai. Kapan tepatnya mereka akan kembali?" Boo memotong beberapa strawberi dengan kecil. Nanny Candy yang mendengar itu, segera menghampiri Boo dan merangkulnya, " Ah, apa kau tertarik mencari pasangan saat mereka tak ada?" Tapi bulan purnama hanya sampai pukul 10 malam atau bisa kurang dari itu. Terlebih sepertinya Judish tak akan berburu karena ekhm— ada kekasih yang menunggunya. Bukan begitu, Boo?"
106.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai nacht
Baca
+Pustaka
Dia

Dia

Cuci mata. Gadis itu masih melihat-lihat dengan kaki yang terus maju selangkah demi selangkah menggantikan posisi orang yang di depannya. Tapi karena dia tidak memperhatikan langkah, sepatunya malah menginjak bagian belakang sepatu orang yang ada di depannya. Lea refleks mundur dan menundukan kepala dengan bibir dilipat kedalam, menatap kaki nakalnya. Perlahan dia mendongakkan kepala. Sepasang iris mata hitam pekat menatap tajam dirinya.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai nacht
Baca
+Pustaka
Kesendirian

Kesendirian

“Ma, sudah dulu ya. An, mau mandi dulu tidak terasa sudah sore saja.” “Ok, An, next time. See you, An.” “See you too, Ma.”
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai nacht
Baca
+Pustaka
Forever Hours

Forever Hours

Pertengahan Oktober, 2018. "Ini udah malem, Arya. Kamu kesambet apa?" Udara dingin yang membekukan kulit masih terasa akibat hujan yang turun sepanjang hari. Di bawah naungan langit malam berhias bintang satu dua, mereka duduk di pinggir lapangan sepakbola beralaskan rerumputan lembap. Dengan penerangan yang berasal dari tiang lampu terdekat, sesekali dua remaja itu mendengar kumpulan jangkrik bersuara saling bersahutan; memecah heningnya malam yang dingin.
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai nacht
Baca
+Pustaka
Black Light

Black Light

Tanya Rue. "Aku tidak memerlukan imbalan apapun, aku cuma ingin kau merasakan menjadi Grim reaper, Shinigami, dewa kematian untuk kaummu" jawab Lyl penuh penekanan. "Kemudian tentang suara tadi, yang kau panggil Cassius...siapa dia?" Rue penasaran dengan suara tanpa wujud itu. "Hahahahahahaha..dia adalah Nightmare sahabatku yang kaku" Jawab Lyl.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai nacht
Baca
+Pustaka
After That Night

After That Night

Aku hanyalah kunang-kunang, dan kau hanyalah senja, dalam gelap kita berbagi, dalam gelap kita abadi. ~ LOVE ~ *** Darren semakin mendekatkan wajahnya dan hampir saja dia mencapai ciumannya. Xavia mulai menejamkan matanya, seolah memberi akses untuk Darren atas keinginannya padanya. Hasrat mulai ambil alih, bergelora di antara mereka berdua. Darren maupun Xavia menginginkan satu sama lain.
1016.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 607 kali sebagai nacht
Baca
+Pustaka
NODA DI MALAM PERTAMA

NODA DI MALAM PERTAMA

tanya Nina, dengan cepat diangguki Nissa. Nissa pun kembali lagi ke dalam kamarnya, dia juga tidak tahu apa yang terjadi pada dirinya. Saat dia hendak memakan roti yang diberikan Nina barusan semuanya kembali dia muntahkan. Di dalam kamarnya Nissa mendudukkan dirinya di atas kasur berukuran king size, dia membuka laci dari nakas di sana ada sebuah kalender. Bulan ini sangat banyak tanda lingkaran merah, entah apa maksudnya yang jelas saat mengingat jika hari ini sudah menginjak tanggal akhir gadis itu terisak. Tidak seperti biasanya menstruasinya telat, padahal dia selalu saja lancar.
11.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 228 kali sebagai nacht
Baca
+Pustaka
Sweet Dreams

Sweet Dreams

tanya Bagas saat mobil mereka berhenti di lampu merah pertama. Nina mengernyitkan keningnya. Melirik sekilas pada jam yang melingkar di pergelangan tangan kirinya. Waktu masih menunjukan pukul Tujuh lewat Lima Belas menit, artinya masih terlalu cepat untuk kembali ke apartement. "Boleh," jawab Nina kemudian.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai nacht
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status