Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bara Wisanggeni: Reinkarnasi Dewa Api

Bara Wisanggeni: Reinkarnasi Dewa Api

Rian seharusnya sudah mati dalam kecelakaan maut itu. Namun, sebuah suara purba di ambang maut menawarkan kesepakatan yang mustahil ditolak: Nyawa kembali, namun raga tak lagi milik sendiri. Kini, Rian bangkit dengan api yang membara di nadinya. Ia bukan lagi sekadar buruh logistik, melainkan wadah bagi Wisanggeni—Dewa Api pemberontak yang penuh dendam. Di tengah kepungan organisasi rahasia yang ingin menjadikannya senjata dan ancaman kegelapan yang mulai merayap dari dunia bawah, Rian harus bertaruh. Bisakah ia mempertahankan kemanusiaannya saat jiwa sang Dewa mulai mendominasi? Ataukah ia memang ditakdirkan hanya untuk menjadi sumbu yang menghanguskan dunia? Satu tubuh. Dua jiwa. Satu api yang akan mengubah takdir langit dan bumi.
10514 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai nada suara
Baca
+Pustaka
Harga yang Harus Dibayar Seorang Pengkhianat

Harga yang Harus Dibayar Seorang Pengkhianat

Di suatu malam, suamiku tiba-tiba mengigau dalam tidurnya. "Anakku sayang, besok Papa akan bawa kamu dan Mama ke rumah baru." Padahal kami selalu pakai pengaman. Jadi, dari mana anak itu muncul? Aku pun membuka ponselnya. Di sana ada riwayat transfer uang ke wanita lain, dihabiskan untuk segala macam kemewahan dan sebuah rumah. Album fotonya penuh dengan gambar wanita itu yang mengenakan pakaian penari telanjang yang minim, dengan perut yang sedikit membuncit. Foto terakhir adalah hasil USG. Sepertinya sudah empat bulan. Aku tidak mengeluarkan suara apa pun. Hanya menyimpan semua buktinya. Sebentar lagi mereka akan belajar, sebesar apa akibat yang akan ditanggung karena mengkhianati seorang putri mafia.
12.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 310 kali sebagai nada suara
Baca
+Pustaka
Ceraikan Aku, Mas!

Ceraikan Aku, Mas!

Azalea Maharani tidak pernah menduga pernikahan yang dibinanya selama tiga tahun harus berakhir di halaman Masjid Al-Hikmah. Sebuah pesan anonim mengabarkan bahwa suaminya, Bara Adhitama, melangsungkan akad nikah dengan perempuan lain. Kebenaran yang lebih menyakitkan adalah perempuan tersebut Keyna Aulia—adik asuh Azalea dari Panti Kasih Bunda, sosok yang dibesarkan dan disekolahkan oleh Azalea sendiri. Di hadapan para jemaah, pengucapan ijab kabul Bara terdengar jelas dari pengeras suara masjid. Ketika Azalea menuntut keadilan sebagai istri pertama, yang ia terima justru tamparan keras dan ultimatum: terima dimadu atau bercerai. Bagaimana kisah hidup Azalea? Apakah dia menerima perceraian atau tetap bersama dengan Bara dan menerima madunya?
57 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1 kali sebagai nada suara
Baca
+Pustaka
Miskin Setelah Bercerai

Miskin Setelah Bercerai

Sungguh hati Talita seperti dihantam palu besar saat mendengar permintaan suaminya—Robi—yang ingin menikah lagi. "Tapi, Mas," sanggah Talita dengan suara bergetar. "Cukup, Ta. Keputusan Mas sudah bulat. Walau kamu tidak setuju, Mas tetap akan menikahi Nia," potong Robi dengan cepat. Talita ingin memberontak. Namun, dia sadar, bersikap bagaimanapun suaminya tidak akan membatalkan pernikahan itu. 'Apa semua laki-laki akan bersikap seperti ini jika sudah berharta? Jika iya, baiklah. Akan kubuat kamu kembali miskin, Mas. Agar kamu sadar, jika tanpaku kamu bukanlah siapa-siapa.' Talita menggeram dalam hati. Atas dasar apakah Robi ingin menikah lagi? Apa yang akan dilakukan Talita untuk memiskinkan Robi? Masihkah bahtera mereka tetap berlayar setelah Robi menambahkan satu penumpang lagi?
19.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 445 kali sebagai nada suara
Baca
+Pustaka
Kekasihku Tak Pernah Mencintaiku, Tetapi Kakakku

Kekasihku Tak Pernah Mencintaiku, Tetapi Kakakku

Selama lima tahun menikah, Aster tidak pernah mendaftarkan pernikahan dengan Selene secara resmi. Dia selalu bilang perusahaan terlalu sibuk, tidak ada waktu, daftar atau tidak juga sama saja. Selene percaya begitu saja. Sampai hari ini .... Dia melihat dengan mata kepala sendiri Aster keluar dari kantor catatan sipil bersama kakaknya yang menghilang lima tahun! Mata Stella memerah saat dia menerjang ke pelukan Aster, tangannya menggenggam erat akta nikah menyilaukan itu. "Aster, waktu itu aku memang salah karena kabur dari pernikahan ...." Suara Stella tercekat. "Aku tahu kali ini kamu setuju menikah denganku juga karena aku kena kanker, tapi aku tetap ingin tanya .... Selama bertahun-tahun ini, apa kamu benar-benar sudah melupakanku dan jatuh cinta pada Selene?"
18.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 608 kali sebagai nada suara
Baca
+Pustaka
Bayangan Dibalik Cermin

Bayangan Dibalik Cermin

Di pinggiran sebuah desa, terdapat sebuah rumah tua yang dikenal dengan kisah-kisah menakutkan dan keangkerannya. Banyak orang mempercayai bahwa pemiliknya menghilang tanpa jejak, meninggalkan aura misterius dan arwah yang berkeliaran di dalamnya. Dalam suasana yang mencekam, Rani, seorang remaja petualang, memutuskan untuk mengajak teman-temannya—Budi, Mira, dan Andi—menjelajahi rumah tersebut. Mereka berharap dapat menemukan sesuatu yang menarik untuk diabadikan di media sosial, tetapi apa yang mereka temui jauh lebih dari sekadar barang-barang lama. Setibanya di sana, suasana seram mulai menyelimuti mereka. Suara langkah kaki misterius dan bayangan samar membuat ketegangan meningkat. Ketika mereka menemukan sebuah kotak kayu tua berisi benda-benda aneh, rasa ingin tahu Rani mendorongnya untuk menggali lebih dalam, meskipun teman-temannya mulai merasakan ketidaknyamanan. Malam semakin larut, dan kehadiran sesuatu yang jahat mulai terasa. Saat menjelajahi lantai atas, mereka menemukan cermin besar yang memancarkan aura aneh. Ketika Rani mendekatinya, dia merasakan kehadiran sosok lain di balik bayangannya. Suara berat menggetarkan hati mereka saat sosok misterius itu muncul, menuntut jawaban atas kedatangan mereka. Dalam sekejap, suasana berubah menjadi kacau saat pintu keluar tertutup dan sosok itu berusaha menyeret mereka ke dalam kegelapan. "Bayangan di Balik Cermin" adalah kisah horor yang menggugah, penuh dengan ketegangan, misteri, dan pertempuran melawan ketakutan. Saat Rani dan teman-temannya terjebak dalam rumah yang dihantui, mereka harus menemukan jalan keluar sekaligus mengungkap misteri yang menyelimuti tempat itu. Dengan ancaman yang semakin mendekat dan pilihan yang semakin sedikit, mereka harus berjuang melawan kegelapan yang ingin menguasai mereka. Dalam pencarian mereka, mereka menyadari bahwa tidak semua yang hilang bisa ditemukan, dan terkadang, rahasia yang paling kelam justru bersembunyi di dalam diri kita sendiri.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai nada suara
Baca
+Pustaka
Melepas Cintaku Demi Cintamu

Melepas Cintaku Demi Cintamu

"Rena, aku akan selalu mencintaimu!" desah Jeremy tak tertahankan. Tepat saat dia hampir mencapai klimaks, ponselnya tiba-tiba bergetar. Dalam kondisi seperti itu, tentu saja dia mengabaikannya. Namun tak lama kemudian, layar ponselnya menyala. Begitu Jeremy melihat nama yang tertera, tubuhnya langsung menegang. Rena mendengarnya mengangkat telepon dan berkata, "Halo?" Di tengah sunyinya malam, suara dari ponsel terdengar sangat jelas, "Jeremy, kamu tahu nggak ... Nadia ...." Jeremy buru-buru memotongnya dengan suara rendah dalam bahasa asing, "Kecilkan suaramu, ini bukan waktu yang tepat." Lawan bicaranya langsung berganti bahasa, tetapi suaranya tetap terdengar keras, "Hasil pemeriksaan rumah sakit sudah keluar. Nadia kena kanker stadium akhir. Hidupnya tinggal sebulan! Dia ingin jadi istrimu. Kamu bisa nggak kabulkan keinginan terakhirnya sebelum dia pergi?" Ekspresi Jeremy langsung berubah drastis. "Apa?! Tunggu aku!" Setelah menutup telepon, dia menoleh ke Rena dan berkata dengan lembut, "Rena, aku ada urusan penting, harus keluar sebentar. Kamu istirahat saja dulu, nanti aku segera balik." Tanpa menunggu jawaban darinya, Jeremy buru-buru pergi untuk bersih-bersih dan mengganti pakaian. Dia meninggalkan rumah tanpa menoleh sedikit pun. Sesaat kemudian, layar ponsel Rena menyala. Ternyata pesan dari Nadia. [ Rena, kamu kalah. Dari dulu aku sudah bilang, Jeremy itu milikku. ] Tepat di bawahnya, ada pesan lain yang dikirim tiga hari lalu. [ Kalau aku kena kanker, menurutmu Jeremy bakal ninggalin kamu buat datang ke aku nggak? Aku yakin dia pasti datang. ] Tatapan Rena perlahan terangkat dari layar ponsel ke arah pintu kamar yang masih terbuka. Jeremy tidak tahu, dia sudah lama belajar bahasa asing itu. Seluruh percakapan tadi, didengar dan dipahaminya dengan jelas. Sejenak kemudian, wajah Rena menyunggingkan senyuman yang begitu pahit dan menyedihkan. "Iya ... aku memang kalah ...."
6.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai nada suara
Baca
+Pustaka
Kembaran Terlupakan: Satu Dicintai, Satu Diabaikan

Kembaran Terlupakan: Satu Dicintai, Satu Diabaikan

Di Keluarga Paladin, setiap anak lahir dengan sebuah cip. Cip itu menyatu dengan bio-arloji di pergelangan tangan mereka, layarnya terus menghitung mundur setiap detik dari sisa hidup yang mereka miliki. Semua orang bisa melihat angka di arloji saudara kembarku terus berkurang. Begitu juga di arlojiku. Mereka semua tahu dia akan meninggal tepat di hari ulang tahun kami yang ke-18. Karena itu, Vivian menjadi putri yang tidak tersentuh di dunia kami yang kejam. Semua gaun bertabur berlian menjadi miliknya. Semua perhiasan paling langka juga menjadi miliknya. Bahkan sisa rasa kemanusiaan ayahku yang terakhir juga hanya diberikan untuknya. Sedikit kehangatan yang hanya terlihat saat pistol ayahku sudah disarungkan kembali. Dulu, aku merasa kasihan padanya. Waktunya terus berkurang. Namun, ya Tuhan ... aku juga iri padanya. Dia punya semua yang tidak pernah kumiliki, kasih sayang orang tua kami. Lalu, pada malam pesta ulang tahun kami yang ke-18 .... Orang tuaku khawatir aku akan membuat keributan. Mereka takut aku akan menyinggung bos mafia dari keluarga sekutu kami. Jadi, mereka mengunciku di ruang bawah tanah. Lembap. Dingin. Sementara demam parah membakar seluruh tubuhku. Aku terus menggedor-gedor pintu kayu ek yang berat itu sampai suaraku serak. "Mama, tolong! Keluarkan aku! Tubuhku panas sekali. Kepalaku sakit banget ...." Dari luar, suara ibuku terdengar dingin dan tak tergoyahkan. "Cukup, Lilian! Hari ini ulang tahun adikmu yang ke-18. Hari terakhirnya hidup! Berhenti cari perhatian! Apa kamu nggak bisa menahan diri demi kehormatan keluarga kita?" "Tapi aku benar-benar sakit ...." Suara langkah kakinya makin lama makin menjauh, sampai akhirnya lenyap. Lalu, kegelapan menelanku sepenuhnya. Di pergelangan tanganku, bio-arloji itu terus berkedip dan menunjukkan peringatan darurat. [ PERINGATAN KRITIS: Tanda vital tidak cocok. Data cip yang terhubung tidak kompatibel. Harap verifikasi pengguna. ]
2.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai nada suara
Baca
+Pustaka
Godaan Teknisi AC

Godaan Teknisi AC

Larut malam, teknisi AC datang ke rumah. Tapi, jari-jarinya yang begitu lincah justru memberiku sensasi yang belum pernah kurasakan sebelumnya…. “Telepon suamimu, biar dia lihat sendiri betapa hausnya kamu!” ujar pria di belakangku sambil menarik rambutku ke belakang. “Jangan… kalau sampai dia tahu, dia pasti nggak bakal memaafkanku….” Baru saja aku selesai bicara, nada sambung yang sejak tadi terus berdering tiba-tiba berhenti, teleponnya tersambung
89.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai nada suara
Baca
+Pustaka
My Boyfriend

My Boyfriend

Rhaniie
"Sebelum aku pergi! Aku boleh minta satu lagi?" Ucap Gibran dengan mengacungkan satu jarinya kehadapan wanita cantik. "Apa?" Tanyanya dengan nada sedikit malas. "Itu, tuh!" Katanya sembari memonyongkan bibirnya. "Apa?" "Itu, ih! Yang ada di wajahmu!" "Iya, apa? Coba bilang yang jelas." Emmuuaaahhhh.... Gibran langsung mencium sekilas bibir Alleta sembari memegang kepalanya. "Aku mau ini!" Jelasnya, dan kembali mencium bibir Alleta sangat lama.
4.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai nada suara
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
2627282930
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status