Benih Papa Sahabatku
Syatizhadinda kirana menikahdinda kirana dan suamicincin di jari maniscincin di jari manis kanan
Langkah kaki Namira melambat melihat Nida sedang duduk di atas gazebo, pandangannya lurus ke depan.
"Nida," panggil Namira pelan, duduk di samping gadis berusia belasan tahun itu.
"Ada apa, Kak?" tanya Nida memandang Namira.
"Aku pikir kamu nangis. Kamu ... baik-baik aja 'kan?"
Nida tak menjawab dengan kata, hanya menganggukkan kepala.
Sesaat, tidak ada yang bicara.
"Kak, aku ... aku masih kayak mimpi bisa ada di sini padahal satu hari pun belum," kata Nida mengawali pembicaraan.
人気のチャプター