KINASIH
Bulbinistri menangis karena perkataan suamiistri menolak ajakan suami karena mengantukistri menolak ajakan suamiistri lelah dengan sikap suami
Para pelayat datang dengan pakaian hitam sebagai simbol turut berduka cita, karangan bunga pun berjajar di halamam rumah Asih dari beberapa relasi ayah ibunya.
Asih menunduk, air matanya seakan tak lagi mau menetes karena luka hati yang terasa begitu berat. Matanya menatap para pria yang sibuk menimbun jasad dengan tanah merah hingga membentuk sebuah gundukan baru dengan nisan bertuliskan nama Rosma. Asih meletakkan seikat mawar putih di dekat nisan, setelahnya dia turut menabur bunga seperti yang lain, memberi penghormatan terakhir lalu melantunkan do'a yang dipimpin seorang pemuka agama.
Hot Chapters