Taaruf dengan Anak Wanita Malam
Apa perlu lakban buat menyumpal bibir mereka, yang di depan kelas berwibawa tetapi saat bergabung bersama para lajang tak jauh seperti anak ABG, bahkan lebih parah.
“Bu Winda kapan dong nyusul?” tanya guru yang lain, Elvira, seorang guru olahraga perempuan satu-satunya di sekolah itu. Seperti Selina dia masih baru mengajar.
“Sepertinya Bu Win terlalu banyak pilih ya … apa pengen kayak modelan anak K-Pop atau modelan kayak anak remaja masjid atau model Pak Wijaya ...” cicit Hanum membuat semua guru di dalam mobil terkejut dengan mata melotot. Sedetik kemudian, Winda mengusel-usel hijab Hanum tanpa canggung.