SUAMI JEPANGKU TERNYATA PENGAGUM RAHASIAKU
Wanita itu langsung berbicara dalam bahasa jepang.
"I'm sorry, miss, I can't speak Japanese," ungkapku jujur.
"Well...well...well...so you fluent in English. But still I think, you're not supposed to be the right girl for Kenshi."
Aku tertegun mendengar ucapan wanita itu yang tanpa basa basi. Sesaat aku melirik ke arahnya, hingga mata kami bertemu. Aku akui, wanita itu terlihat begitu cantik dan modis dengan dandanan ala tante-tante berkelas. Aku bilang begitu, karena aku tak terbiasa melihat dandanan wanita-wanita di pesta ini, yang kebanyakan mengenakan gaun-gaun dengan belahan paha dan potongan dada rendah. Sedangkan aku hanya mengenakan midi dress berleher changi yang kubawa dari Indone
الفصول الرائجة