Bertahan Hidup di Dunia Komik
Ashley menatap pria paruh baya itu dengan tatapan bingung, kemudian ia menoleh ke arah Yustas, “Kak, apakah yang di katakan oleh kakek Butler sungguhan?”
Yustas mengangguk seraya mengusap surai pirang pucat Ashley, “Apa yang di katakan Butler Ash itu benar. Di usia kamu sekarang, hal yang alamiah juga untuk menangis karena usia kamu yang masih sangat muda.”
“Uwah, aku dan kakek Butler memiliki nama yang hampir sama,” serunya dengan nada girang. Lantas ia menatap Butler Ash dengan mata biru mudanya yang bulat, “Apakah nama kakek juga Ashley?”