Istri yang Ternoda: Mengandung Benih Tuan Vancroft
Nama restoran itu meluncur begitu saja dari bibirnya, tanpa dipikir panjang.
Alex mengangkat alis, menatapnya dengan tatapan tajam yang sulit dibaca. “Ah, makanan Barat rupanya.”
Naira buru-buru memalingkan wajah, pipinya terasa panas. Ia sendiri tidak tahu kenapa tadi menyebut restoran itu. Padahal dulu, makanan asing dengan keju, saus, dan aroma panggangnya selalu terasa aneh di lidahnya. Tapi sekarang, entah kenapa, bayangan steak medium well dengan saus jamur, atau lasagna hangat yang meleleh, justru membuatnya menelan ludah.