MENANTU PILIHAN IBU
“Hmm, nggak pa pa. Cuma takut infeksi aja, Kak.”
“Aku tahu kamu khawatir, tapi gengsi banget buat ngakuin kalau kamu tuh khawatir, heh?” Aku tersenyum, terkadang sifat narsisnya kebanyakan. Terkadang emosian, sok cool, dan sekarang narsis parah.
“Kakak salah, aku bukan khawatir, lebih ke takut kalau nanti Bapak datang, aku yang di salahkan karena nggak becus jaga anak semata wayangnya ini.”
Hot Chapters