Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Obsesi Dosen Tampan

Obsesi Dosen Tampan

Saat lampu merah menyala di persimpangan sepi—tak jauh dari area gudang Halden, mobil Mercedes hitam milik Noah Grimm berhenti perlahan. Mesin masih menyala. Hujan tipis memukul kaca depan, menciptakan garis-garis air yang memburamkan lampu kota di kejauhan. Di dalam kabin yang sunyi, ponsel Noah bergetar pelan di atas dashboard. Satu pesan masuk. Tanpa sapaan. Tanpa basa-basi. “Private Bar—Lantai Bawah Gedung Orion. 22.30.
1012.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 347 kali sebagai night road
Baca
+Pustaka
City Light

City Light

Besok malam adalah puncak acara dan nanti malam ada acara makan malam bersama. Setelah melewati beberapa lantai, aku melewati lorong yang lantainya dilapisi karpet warna biru safir, desain interior Del Express mengambil desain klasik modern perpaduan warna putih tulang dan biru safir, memberi kesan sederhana tapi mewah.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai night road
Baca
+Pustaka
Sweet Dreams

Sweet Dreams

"Selamat malam, Nyonya Rayyan. Seseorang sedang menunggu anda. Ikuti rute ini hingga mengarah langsung padanya." Gea mengedarkan pandangan pada sosok wanita yang tidak terlihat. "Kenapa malah mengerikan." Gea memegang tengkuknya yang mulai meremang. Walaupun begitu, rasa penasaran membawa langkah kakinya tetap menelusuri tempat tersebut hingga sampai pada seseorang yang dimaksud. Tiba-tiba lampu padam, tempat menjadi gelap. Gea langsung takut dengan keringat dingin, tetapi cahaya di depan mata telah mengalahkan rasa takutnya, berganti dengan rasa penasaran.
9.889.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai night road
Baca
+Pustaka
Black Light

Black Light

Tanya Rue. "Aku tidak memerlukan imbalan apapun, aku cuma ingin kau merasakan menjadi Grim reaper, Shinigami, dewa kematian untuk kaummu" jawab Lyl penuh penekanan. "Kemudian tentang suara tadi, yang kau panggil Cassius...siapa dia?" Rue penasaran dengan suara tanpa wujud itu. "Hahahahahahaha..dia adalah Nightmare sahabatku yang kaku" Jawab Lyl.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai night road
Baca
+Pustaka
My First Night

My First Night

Aku yakin, dia terpaksa mengiyakan. Seusai makan malam kami. Aku dan lelaki kanebo kering ini pamit untuk pergi ke rumahku. * Langit yang indah malam ini. Gugusan bintang bertaburan di atas sana, udara dingin menyapa bersama lalu lalang kendaraan yang ramai memenuhi jalan raya. Hanya lagu Nissa Sabyan yang mengalun merdu menjadi penengah di keheningan kami berdua di dalam mobil. Sesekali Pak Satya terlihat ikut bernyanyi meski lirih terdengar sambil fokus menyetir.
107.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai night road
Baca
+Pustaka
One Night Stand With Brother Nick

One Night Stand With Brother Nick

gumam Nick. Dia mengendarai mobilnya, bingung mau kemana. Kembali ke hotel di mana dia menginap rasanya malas sekali, apa lagi bertemu dengan Shopia. Saat ini pikirannya sedang kacau, jadi dia belokkan mobilnya ke arah klub malam. Dia akan menghabiskan malam ini di sana dengan minum-minuman sampai mabuk, Nick tidak peduli dengan semuanya. "Aku akan mabuk sampai pagi." gumam Nick.
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai night road
Baca
+Pustaka
THE DEAD WALK

THE DEAD WALK

Udara malam terasa dingin saat Aldric, Lyra, dan Finn berjalan melewati jalanan kota yang hancur. Lampu-lampu jalanan sudah lama mati, gedung-gedung berdiri seperti kuburan raksasa yang ditinggalkan manusia. Finn menggigil dan memeluk dirinya sendiri. “Aku benci malam. Terasa seperti ada sesuatu yang mengintai di setiap sudut.”
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai night road
Baca
+Pustaka
(Not) One Night

(Not) One Night

Sulit untuk percaya lagi setelah kepercayaan yang diberikan di hancurkan begitu saja. Alan menghela nafas pelan lagi lalu menengok ke arah jam dinding di kamarnya. Jarumnya sudah menunjukkan pukul 10 malam. Alan tak bisa mendengar suara apapun lagi dari kamar sebelah. Entah mereka masih terjaga atau sudah terlelap. Yang jelas, kantuk belum menghampiri Alan.
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai night road
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status