Gagal Menjadi Bulanmu
Saat lidah api melahap lembaran kertas itu, terlintas kembali bayangan Arsen saat memberikan surat ini.
Pemuda yang penuh semangat dan pesona itu berdiri di depan rumahnya, dengan sisa rintik hujan yang membasahi ujung rambut dan wajahnya, berkata, "Nadine, ini surat cinta ke-99. Mau nggak jadi pacarku? Aku akan mencintaimu seumur hidup."
Kini, ke-99 surat cinta itu telah menjadi abu.