Pengantin Pengganti Bos Mafia
Tidak ada seorang pun yang pernah menolak Lumi selama ini, dia adalah primadona di sekolah maupun kampus.
Tidak ada yang bisa membantah pesonanya, tak terkecuali Lucian, seorang pengusaha sukses di usianya yang masih sangat muda, itu pikirnya.
Lucian menyesap lamat rokoknya dengan hembusan pelan. Menikmati sensasi tembakau yang pahit manis di lidahnya, sesuatu yang paling bisa membuat dia lebih baik dari sebelumnya.
"Ya."
Itu jawaban yang tidak Lumi inginkan. "Tuan, aku rasa di sini terlalu panas. Apa kau tidak merasa begitu juga?"