Love Me, Please ... (INDONESIA)
“Maafkan aku, Tuan. Aku juga tidak mengetahui motifnya. Namun, bisa jadi hanya demi bisnis. Karena ia adalah pemilik bisnis kelab yang terkenal. Bahkan di pulau Bali. Di sanalah ia dan Nona McKennel bertemu, kabarnya.”
Jason tampak mengepalkan kedua tangannya di bawah meja. Edward tidak melihatnya secara langsung. Namun, dari urat wajah Jason yang tampak mengetat, juga rahangnya yang menegang, jelas Edward bisa simpulkan kalau Jason kini sedang kesal.
“Tuan, bolehkah aku bertanya satu hal? Tapi ... kuharap kau tidak marah.”
“Tanyakan saja!”