My Sexy Boss
Andri tidaklah bodoh, dengan gaji setinggi ini, dia langsung menganggukkan kepalanya : “Mau, Mau.”
Mendengar perkataannya, Yuni tersenyum licik, namun hanya sementara saja, dia lanjut menyemangati : “Bekerjalah dengan baik, perusahaan tidak adan merugikanmu.”
Sambil berkata, Yuni mengetik sesuatu di laptopnya.