Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Nyonya, Suamimu Bukan Pria Lemah!

Nyonya, Suamimu Bukan Pria Lemah!

​Ela menggigit bibir bawahnya menahan kekesalan yang membakar dada. “Dasar wanita-wanita bodoh! Kalian benar-benar tidak tahu siapa Pak Dilan sebenarnya! Kalau sampai kalian tahu siapa beliau dan dari keluarga mana dia berasal, kalian berdua bakal bersujud memohon ampun di kakinya!” batin Ela geram luar biasa dari balik semak ketakutan dan kepura-puraan statusnya.
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai novel dilan 1991
Baca
+Pustaka
Pesona Kakak Tetangga yang Menggoda

Pesona Kakak Tetangga yang Menggoda

“Aku butuh Lala, Dil.” Dilan menatap sahabatnya. Baru kali ini dia melihat Arvin begitu kehilangan kendali. Pria yang biasanya sangat dingin, sangat tenang, dan penuh wibawa itu kini berubah jadi seperti remaja yang galau karena urusan cinta.
106.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai novel dilan 1991
Baca
+Pustaka
DENDAM SANG PANGLIMA

DENDAM SANG PANGLIMA

ucapnya. Lalu ia melangkah ke arah luar ruangan. Dan kembali ke mobilnya yang terparkir di pekarangan. Lantas mobil itu pun kembali melaju ke kediaman istana Rudiant. *** Adam kini tengah bercengkrama dengan Lusiana. Di antara taman yang bertabur bunga. "Lusiana, aku sangat heran dengan teman lamaku. Dahulu dia adalah orang yang baik. Tapi setelah bertahun-tahun tidak bertemu. Aku sangat terkejut ternyata kini dia seorang pemimpin pasukan Pemberontak!"
1042.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai novel dilan 1991
Baca
+Pustaka
MENANTU IMPIAN IBU

MENANTU IMPIAN IBU

Langkah mungilnya mendekati Dilan dengan senyum malu-malu. "Om!" panggilnya. "Ih, pinternya. Siapa namanya?" "Binal, Om," ucapnya cadel. Harti yang melihatnya kemudian tertawa. Binar memang belum bisa mengucapkan huruf 'r' dengan benar. "Di sini sebentar ya, mau Om ambilkan sesuatu," ucap Dilan yang beranjak ke mobilnya. Dia mengeluarkan coklat yang selalu tersedia di mobilnya karena itu makanan kesukaan Dini.
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai novel dilan 1991
Baca
+Pustaka
Dilema Cinta

Dilema Cinta

ijin tya ke papahnya Sesudah Tya mengambil kunci motor Tya pun berpamitan ke mamahnya dan mulai berangkat menuju toko buku. “Ko mereka belum datang jam segini? Biasanya paling cepet itu si Dewi ma Lusi.” kata Tya yang sudah berada di toko buku sudah cukup lama dan sempet membaca beberapa sinopsis novel. “Tak telepon aja dah” gumam tya sembari langsung menelepon Dewi “Wi, lagi dimana? Ko lama amat?” ucap Tya setelah mendengar panggilan teleponnya diangkat Dewi
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai novel dilan 1991
Baca
+Pustaka
GOLDILOVE (Catatan Seorang Pelakor)

GOLDILOVE (Catatan Seorang Pelakor)

Dia pria yang baik, salah satu dari sedikit orang yang tidak pernah memandangku dengan tatapan sinis karena kedekatanku dengan Arion. "Ya Tuhan, Canna! Kamu ke mana saja?" Denis melangkah maju, wajahnya penuh keterkejutan yang tulus. "Aku datang ke sini mau cari bunga buat ulang tahun Ibuku, eh malah ketemu legenda yang hilang." Aku tersenyum canggung, merasakan sedikit keringat dingin di tengkukku. "Aku... aku di sini, Denis. Membuka toko kecil."
10774 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai novel dilan 1991
Baca
+Pustaka
Jebakan Istri Kontrak: Sang Pewaris Yang Terlupakan

Jebakan Istri Kontrak: Sang Pewaris Yang Terlupakan

"Dia memberiku sebuah buku." "Buku apa?" "Edisi pertama The Count of Monte Cristo," jawab Alina. "Novel tentang balas dendam dan keadilan." Ironi itu kini terasa begitu menusuk. "Apakah ada sesuatu di dalam buku itu? Sobekan? Tanda?" desak Damian.
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai novel dilan 1991
Baca
+Pustaka
Dendam yang Tak Terlupakan

Dendam yang Tak Terlupakan

tawar Vanya yang terhenti karena ada seseorang yang tiba- tiba datang menghampiri meja Jevan. "Ah, tuan Damar selamat datang. Mungkin anda mau saya persiapkan meja lainnya," ucap Vanya sambil beralih ke pria yang mendatangi meja Jevan. Damar berdiri di samping Jevan. Mata milik Damar memancarkan campuran rasa hormat dan kecemburuan. Damar tahu betul siapa Jevan, pengusaha sukses yang menikahi wanita yang seharusnya menjadi miliknya dulu, Mela.
853 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai novel dilan 1991
Baca
+Pustaka
Cinta yang Kamu Katakan, Datang Terlambat

Cinta yang Kamu Katakan, Datang Terlambat

Begitu Arya tiba, Dilan mendadak membuka pintu mobil, lalu melayangkan tinju keras ke wajah Arya. "Arya, aku sudah menyelidikinya! Satu-satunya pria yang dekat dengan Riana hanya kamu!" "Berani-beraninya kamu! Berani-beraninya kamu membuatnya hamil dan keguguran!" Arya meludahkan air liur yang bercampur darah. Dia memandang Dilan yang murka dan tanpa ragu membalas pukulannya. Keduanya bergulat hebat. Baru setelah sama-sama babak belur, Arya bersuara. "Dasar tolol! Sudah tenang sekarang?"
4.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai novel dilan 1991
Baca
+Pustaka
Gelora berbahaya Kakak

Gelora berbahaya Kakak

“Bicara besok saja. Saat ini kamu mabuk, bicaramu pasti ngelantur.” Dilon membuka mata, “aku masih waras. Aku tahu apa yang akan aku katakan.” “Ya, ya, ya, terserah kamu saja.” “Berjanjilah Nicho jika kamu akan membantuku?” Nicho tersenyum. “Tenang saja kawan, jika aku bisa membantu, aku pasti akan membantumu.” Dilon memandang Nicho, mencari kebohongan di matanya. “Baiklah, aku akan menceritakan kisahku 11 tahun yang lalu. Saat usiaku 10 tahun.”
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 229 kali sebagai novel dilan 1991
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status