Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ibuku Memilih Murid dan Mengorbankanku

Ibuku Memilih Murid dan Mengorbankanku

Setelah Bu Siska mengetahui bahwa orang yang menabrakku adalah ibuku, dia hendak menghubungi polisi. Aku menghentikannya. Bukan karena dia adalah ibuku. Namun, aku ingin menggantinya dengan kebebasan. Bu Siska menghubungi ibuku. Dia mengancam ibuku dengan rekaman kamera pengawas. Tak lama kemudian, ibuku muncul di bangsal. Dia melihat tangan kananku yang tergips dengan puas. "Perlu kuantar ke tempat kompetisi?"
10.8K viewsCompletedAdded to Library 322 Times as novel ibuk
Read
+Library
BUKU TERLARANG

BUKU TERLARANG

tampillah seorang wanita muda dengan rambut panjang, mata tajam seperti riven, sedang menggendong bayi di ruangan yang sama. > “nama ibunya: Liora Andramea. peneliti utama proyek akar. dialah pencipta buku itu.” napas riven tercekat. “gue… anak dari pencipta buku terlarang?” kaela mengangguk. “dan itu sebabnya semua organisasi, sekte, bahkan orang-orang seperti alvino… pengen lo jatuh.” “karena gue… bisa ngebuka sisi tergelap dari buku ini?”
1.8K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as novel ibuk
Read
+Library
Takdir Cinta Khairunnisa

Takdir Cinta Khairunnisa

Meski hati ini diliputi kekhawatiran luar biasa, jika Mas Irsyad mengetahui semuanya saat ini. Aku tertegun, tak percaya ketika melihat isi kotak itu. Sebuah novel romantis karya novelis idolaku. Untuk apa Mas Iqbal memintaku membukanya setelah ia pergi, kalau isinya sebuah novel? Kuteliti kotak biru itu, mengecek masih adakah sesuatu di dalamnya? Ternyata tak ada apa pun selain sebuah novel tadi. Aku tersenyum lega, meski menangkap sesuatu yang ganjil.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as novel ibuk
Read
+Library
Paman Untuk Ibuku

Paman Untuk Ibuku

Seperti rak-rak buku, alat olahraga pribadi, dan masih banyak lainnya. “Om, Leon boleh gak naik ini?” Sebastian menoleh sebentar, lalu menjawab. “Gak boleh. Leon masih kecil, bahaya.” “Oh … gitu ya?” Bibirnya membulat berbentuk O. Dia masih penasaran dengan berbagai macam barang lagi. “Kalau yang itu? Leon boleh baca buku yang itu, Om?” Leon menunjuk satu buku yang tertata secara terpisah di rak. Itu bukan buku tentang sejarah ataupun semacamnya, melainkan novel dengan halaman yang sangat tebal. Dan juga … novel dewasa. Ekhem!
1.2K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as novel ibuk
Read
+Library
SUAMIKU KEKASIH IBUKU

SUAMIKU KEKASIH IBUKU

“Ibumu… bukan perempuan hina seperti kata orang-orang desa.” Kalimat itu jatuh berat. Ia menunduk. Kukunya menekan telapak tangan sendiri, seolah rasa perih kecil bisa menahan luka yang lebih besar. "Maksud Kakek apa?"
106.2K viewsCompletedAdded to Library 131 Times as novel ibuk
Read
+Library
Devil Beside You

Devil Beside You

Sekali lagi terima kasih 😊 Follow me on I*: abigail_kusuma95 (Informasi seputar novel ada di I* yah) With love, Abigail Kusuma.
1034.9K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as novel ibuk
Read
+Library
YANG MISKIN ITU KAMU, MAS!

YANG MISKIN ITU KAMU, MAS!

"Ibuk yakin? Kalau konglomerat kayak dia aja gak bisa membelinya, bagaimana dengan kita? Dia pasti sudah menawar dengan harga tinggi." "Jangan meremehkan Ibuk," sahut Ibuku sambil memakai kaca matanya. "Ibuk sudah biasa mengatasi orang-orang susah macam mereka. Mereka pasti langsung setuju dengan tawaran Ibuk." Aku membuang napas. Ibuku memang paling tidak bisa dibantah. Lebih baik aku diam dan menuruti kata-katanya.
9.9230.6K viewsCompletedAdded to Library 6.9K Times as novel ibuk
Read
+Library
JANGAN HINA AKU MANDUL

JANGAN HINA AKU MANDUL

Aku menautkan alis melihat ekpresi ibuk. "Buk? Ibuk mau bicara apa?" "Lu..-Lun," ujarnya terlihat susah meneruskan. "Maksud ibuk Luna?" tanyaku, Ibuk menangis histeris sontak saja darah berdesir hebat. "Luna? Oh tuhan semoga saja ini salah," batinku di hati.
8.668.3K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as novel ibuk
Read
+Library
IBUKU BUKAN BABUMU

IBUKU BUKAN BABUMU

IBUKU BUKAN BABUMU 9 "Mau kemana, Nduk?" Tanya ibu khawatir. Aku mengusap air mata dengan punggung tangan. "Dinara mau ngekost, Bu. Bukan karena Dinara mau ngelawan sama Ibu, atau karena ngiri Ibu lebih sayang sama cucu dan menantu Ibu. Bukan! Tapi, Nara rasa, Nara butuh tempat untuk menyendiri. Nara ... Nara tak tega melihat Ibu kecapekan. Melihat ibu repot dengan pekerjaan yang tak ada habisnya. Tapi, Nara tak berdaya. Nara tak seperti mbak Ulya yang punya uang banyak untuk membayar jasa orang lain. Atau memberi upah pada mertuanya sendiri. Maafkan Nara, Bu. Kalau ibu menerima upah untuk membayar uang kuliah Nara, Nara tak bisa terima," sakit sekali dada ini saat berkata seperti itu.
1029.3K viewsCompletedAdded to Library 762 Times as novel ibuk
Read
+Library
PREV
1234568
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status