Sahabat Jadi Cinta, Why Not?
‘Perasaan tadi aku yang mau milih novel, kok jadi dia yang lebih semangat?
Nadira mendapati Rheyner sudah berdiri sembari membaca blurb sebuah buku sastra berat. Terkadang Rheyner memang membaca roman, tetapi bacaannya berbeda dengan Nadira. Jika Nadira lebih suka dengan sastra populer, maka Rheyner menyukai sastra serius. Buku-buku karangan Pramoedya Ananta Toer, Hamka, Mangunwijaya, hingga Ayu Utami sudah Rheyner tuntaskan. Meski Nadira akhirnya juga membaca beberapa karya dari mereka.