The Vampire TwinS
Aku memang membencinya, namun aku lebih benci jika ada orang yang berani menyentuh kakak kembaru, Gavin.
Tangan keriput kakek tua deglan dengan anggun melesatkan anak panah ke arahku, sepersekian detik aku memejamkan mata, pasrah menerima panah dari tangan kakek tua deglan. Tapi panah itu tidak pernah menyetuh tubuhku barang satu inci pun. Perlahan aku membuka mata yang terpejam menunggu anak panah yang melesat untuk menembus tubuhku, kau tahu apa yang aku lihat sekarang? Gavin. Gavin menjadi tamen, melindungiku dari panah milik kakek tua deglan meski tubuhnya tadi ku dorong untuk menjauh. Darah keluar lebih banyak dari bibir itu, lebih banyak dari sebelumnya. Aku tidak tahu harus berkata ap
Bab Populer