Terjerat Cinta Berondong Bucin
Menatap tulus dan penuh cinta pada wanita yang menjadi pusat dunianya saat ini.
Detik berikutnya wanita itu mengangguk, di iringi lelehan air mata haru.
“Aku mencintaimu, mas. Aku hanya ingin hidup bersamamu dan bersama anak-anak kita.”
“Aku lebih mencintaimu, sayang. I Can’t stop loving you, forever.” Alvian berdiri, mengecup kepala dan dahi wanita itu bergantian. Mengusap pelan air mata yang turun ke wajah cantik sang kekasih. Lalu bibirnya perlahan turun ke bibir Dinda yang berwarna peach, manis bagai madu dan selalu membuatnya candu. Ciuman yang awalnya lembut, berubah menjadi lumatan yang menuntut. Gairah membakar kedua insan berbeda gender itu, menyalurkan hasrat di siang yang terik.
Bab Populer