Dokter Sakti Penguasa Dunia
Sekitar 30 detik kemudian .
Nazar bersuara lantang, "Langit cerah, angin sepoi-sepoi, aku, sang Kepala Akademi Nagendra, baru saja menebas ular hijau ini dengan pedangku. Maka, kutinggalkan sebuah puisi."
"Judulnya, 'Nyanyian Angin Besar'!"
"Angin besar bangkit, awan pun terembus. Kekuasaan menyebar, kembali ke kampung halaman. Lihatlah para pahlawan, Master Nazar ... tak tertandingi, tiada banding di dunia!"